
Ini penyebab gempa magnitudo 7,7 NTT

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu subuh diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores.
"Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, sesar ini berpotensi menyebabkan gempa bumi bermagnitudo 7,8 hingga 7,9.
"Gempa magnitudo 7,7 di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8 - 7,9. Hari ini sudah rilis 7,7," kata Wijayanto.
Ia mengatakan bahwa pada tahun 1992 pernah terjadi gempa bermagnitudo 7,5 yang menyebabkan kerusakan parah saat itu.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
