
TIF 2015 dihadiri ribuan pengunjung

"Saya sengaja datang dari Makassar dan berada di Toraja untuk menyaksikan TIF 2015 ini...
Toraja Utara, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Ribuan pengunjung memadati Kete Kesu Kabupaten Toraja Utara, untuk menyaksikan pertunjukan tarian lokal dan internasional serta musisi luar negeri dan dalam negeri pada kegiatan Toraja Internasional Festival (TIF) 2015, Minggu malam.
Sejumlah warga toraja, wisatawan dari sejumlah daerah di Sulsel maupun turis asing sengaja datang untuk menyaksikan pertunjukan kolaborasi tarian lokal dan internasional termasuk musisi lokal dan internasional.
Sejak pembukaan TIF 2015 dimulai 14 Agustus, antusias pengunjung sangat besar dengan melihat kepadatan pengujung di tempat tersebut yang menyemut. Hingga hari terakhir 16 Agustus jumlah pengunjung semakin bertambah sehingga area pertunjukan pun disesaki orang.
"Saya sengaja datang dari Makassar dan berada di Toraja untuk menyaksikan TIF 2015 ini, selain hiburan juga menambah pengetahuan tentang perpaduan budaya dalam bentuk musik dan tarian," papar Ridwan usai penutupan.
Sementara Zainal berasal dari Jawa Timur saat ditanya bagiamana kesan selama pelaksanan kegiatan ini, kata dia, sangat bagus, hanya saja penampilan untuk tarian kebudayaan lokal dan nasional tidak terlalu banyak ditampilkan.
"Ini sangat menarik dan mestinya harus terus dilaksanakan setiap tahun. Saya kebetulan datang kesini liburan sekaligus melihat kebudayaan toraja dan baru saya tahu ada pertunjukan disini," ujar Mahasiswa ITB itu.
Salah satu turis asing asal Japan, Hirosima Suzuki yang ditemui disela akhir pertunjukan menuturkan dirinya sangat terkesima dengan kolaborasi penampilan tarian dan musik tradisional yang di tampilkan dalam pertunjukan itu.
"Baik, sangat baik, saya suka dengan perpaduan musik dan tari-tarian yang ditampilkan. Sebaiknya ke depan juga ditampilkan budaya japan disini," tuturnya.
Musisi asal Hungaria Helga Seldi usai penampilannya mengatakan sangat puas dengan atusias penonton yang memberikan respon yang sangat besar saat pertunjukannya selama tiga hari 14-16 Agustus 2015 mengunakan biola.
"Terima kasih, terima kasih, saya sangat senang dan bangga bisa tampil di Toraja ini yang mempunyai kebudayaan eksotis , mudah-mudahan TIF ini bisa terus berlanjut pada tahun-tahun ke depan," ujar Seldi.
Panitia TIF 2015 menampilkan pertunjukan bukan hanya lokal tapi luar negeri dari negara-negara seperti Spanyol yakni Gotrasawala Ensemble dan Ana Alcaide, Belanda yakni BoiAkih, Australia ada Ron Reeves, Hongaria ada Helga Sedli, dan Uzbekistan yakni YzbegimYoshlari.
Selain itu pertunjukan lain dari ritual Mabugi menampilkan musik Karombi, tarian Manganda, Menimbong, Pageludan Pompang, dan Pengellu serta grup musik non-tradisional Toraja seperti Toraja Choir dan Tibaen Ballo.
Sementara dari Ibukota TIF membawa sebuah grup anak muda Jakarta yang sudah melanglang buana.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
