
PSM siap ganti Apparel musim depan

"Kita memang tidak terikat kontrak dengan brand yang kita gunakan sekarang...
Makassar (ANTARA Sulsel) - PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi PSM Makassar mengakui tengah menjajaki kerja sama sponsor apparel (kostum) baru yang akan digunakan para pemain "Juku Eja" menghadapi kompetisi musim depan.
Direktur Klub PSM Sumirlan di Makassar, Kamis, mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan perusahaan apparel itu untuk mencari kesepakatan bekerja sama.
"Kita memang tidak terikat kontrak dengan brand yang kita gunakan sekarang sehingga bisa diganti kapan saja. Kita akan lihat bagaimana kepastiannya ke depan," jelasnya.
Sejak beberapa tahun terakhir, Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan memang masih menggunakan brand Nike. Namun mulai tahun depan kemungkinan besar sudah berganti meski masih menunggu hasil pembicaraan selanjutnya.
Pihaknya juga mengaku belum bisa mempublikasikan soal perusahaan apparel yang sedang diajak bekerja sama. Manajemen PSM baru akan menjelaskan soal itu setelah terjadi kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.
Selain menjajaki perusahaan apparel baru untuk menjadi sponsor PSM musim depan, manajemen juga mengaku tengah menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan yang berniat menjadi sponsor tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu.
Perusahaan yang bergerak dalam brand minuman berenergi itu dikabarkan siap menyuntikkan dana segar miliaran rupiah bagi PSM untuk membantu mengangkat prestasi PSM di tingkat nasional.
Sementara itu, Media Officer PSM Ramli Manong mengaku pihaknya juga mendorong PT Liga Indonesia untuk kembali menggelar kompetisi pada 2016 dan bukan sebatas turnamen yang bersifat sementara.
Keputusan ini juga sesuai dengan hasil pertemuan pemilik klub bersama PT Liga Indonesia yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
PT Liga Indonesia bukan hanya didorong menjalankan kompetisi namun juga diminta untuk menaikkan total hadiah yang diperebutkan pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan yakni sekitar Rp50 hingga Rp100 miliar.
Dengan total hadiah yang lebih besar, kata dia, tentunya akan membuat klub bisa lebih jor-joran untuk mengeluarkan anggaran lebih besar untuk membentuk tim yang lebih solid.
"Kami akan kembali bertemu dengan pemilik klub di Batam pada 24 Desember 2015. Dari pertemuan itu akan kita dorong agar PT Liga Indonesia selaku operator untuk memformat kembali agenda yang sempat terhenti yakni menjalankan roda kompetisi," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
