
Buhari kembali pimpin KKLR periode 2015-2020

"Pemilihan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa ketua ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Buhari Kahhar Muzakkar kembali memimpin Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) untuk periode 2015-2020 setelah terpilih aklamasi oleh peserta Musyawarah Besar V KKLR.
"Pemilihan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa ketua dapat memimpin selama dua periode," kata Koordinator Sterring Commetee Thalib Mustafa di Makassar, Minggu.
Sesuai Anggaran Dasar ada perubahan masa jabatan Ketua Umum itu, mulai tingkat Pengurus Besar (berkedudukan di Makassar), Pengurus Wilayah (berkedudukan di propinsi), Pengurus Cabang , (berkedudukan di kab/kota) dan Pengurus Komisariat (berkedudukan di Kecamatan). Masa jabatan Ketua Umum, maksimal dua kali.
Selain itu, ada juga pasal tambahan tentang pemnentukan Perwakilan Luar Negeri. Yang paling dekat akan dibuat adalah di Malaysya dan Singapura. Pasalnya banyak "Wija To Luwu" yang merantau di sana.
"Salah satunya adalah Kak Ros (Rosalina) yang merupakan juri Dangdut Akademi Asean Indosiar, dia dari Singapura," kata Thalib.
Kak Ros adalah keturunan Opu Daeng Marewa, satu dari Opu Lima bersaudara yang dulu merantau ke Tanah Melayu.
Sementara di Malaysia, sekitar 7 dari 11 negara bagiannya punya kekerabatan dengan masyarakat dan Kedatuan Luwu. Bahkan Sultan Johor saat ini masih punya hubungan kekerabatan yang erat dengan Datu Luwu YM Sri Paduka Andi Maradang Mackulau Opu To Bau`.
"Pada awal Desember ini baru saja dia berkunjung di Istana Kedatuan Luwu di Palopo," ujarnya.
Mengenai Anggaran Rumah Tangga, lanjut dia, ada yang mendasar mau dirubah. Akan dilakukan desain ulang. Utamanya bentuk Pajung (payungnya). Tak kan ada lagi lekukan di tongkat yang menyangga payung itu. Hanya lurus saja
Adapun rekomendasi yang dihasilkan adalah mendorong percepatan pembentukan Luwu Tengah. Agat persyaratan lima daerah otonom pembentukan propinsi Luwu bisa terpepresiden.
Rokomendasi yang lain adalah percepatan status Unanda Palopo menjadi universitas Negeri. Saat audiens dengan Gubernur SYL kamis (17/12) lalu, dia berjanji membantu prosesnya. Saat ini suratnya sudah di meja presiden Jokowi.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
