Logo Header Antaranews Makassar

PHRI Sulsel optimistis tingkat okupansi meningkat

Minggu, 31 Januari 2016 19:44 WIB
Image Print
Kita optimistis tingkat hunian hotel bisa mencapai 72 persen atau lebih tinggi dari tingkat hunian...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga mengatakan pihaknya optimistis tingkat okupansi hotel tetap tinggi yaitu mencapai 72 persen dalam tahun 2016.

"Kita optimistis tingkat hunian hotel bisa mencapai 72 persen atau lebih tinggi dari tingkat hunian tahun 2015 yang berada antara 55-57 persen," kata Anggiat yang ditemui di Makassar, Minggu.

Dikatakan, industri perhotelan di tahun ini akan lebih prospektif dibandingkan tahun lalu.

"Pertama, kondisi perekonomian secara umum sudah mulai membaik, ini akan berimbas positif ke industri perhotelan," jelasnya.

Selain itu, kata dia melanjutkan, tidak ada lagi kebijakan pemerintah yang menjadi blunder bagi industri ini.

"Pada awal tahun lalu, kita sempat terpengaruh kebijakan larangan rapat PNS di hotel, sekarang tidak lagi," ujarnya.

Di sisi lain, kebijakan pemerintah yang mendorong agar penyerapan anggaran dioptimalkan sejak awal tahun juga berpengaruh positif bagi industri jasa ini.

"Terbukti di tahun-tahun lalu, Januari dan Februari biasanya kita masih sepi, tapi tahun ini sejak Januari sudah mulai banyak kegiatan," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan dibutuhkan kreatifitas untuk terus menyelenggarakan berbagai event nasional di Sulsel untuk menjaga tingkat hunian hotel terus bertumbuh.

"Kita memiliki kapasitas akomodasi dan transportasi yang baik, tergantung kreatifitas kita untuk menarik bagaimana pertemuan dan kongres-kongres dilakukan di sini, apabila posisi kita di tengah Indonesia," tutur gubernur.

Gubernur juga menghimbau agar kondisi Sulsel yang selama ini aman dan kondusif dapat dijaga bersama baik oleh pemerintah dan masyarakat.

"Kita harus jaga kondisi yang aman dan kondusif, agar orang merasa nyaman datang ke sini," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026