Logo Header Antaranews Makassar

Ramdhan Pomanto dampingi Ahok pembicara IFC 2016

Kamis, 26 Mei 2016 05:29 WIB
Image Print
"Pembangunan Makassar dimulai dari lorong sebagai sel kota. Program lorong garden...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama menjadi pembicara di Indonesia Infrastructure Finance Conference (IFC) 2016 di Grand Hyatt, Jakarta.

"Pembangunan Makassar dimulai dari lorong sebagai sel kota. Program lorong garden (Longgar) yang telah berjalan selama dua tahun mampu mendorong partisipasi publik didalamnya," ujar Danny Pomanto -- sapaan akrab wali kota menjelaskan program unggulannya di Jakarta, Rabu.

Dalam rilis yang diterima di Makassar, wali kota berharap besar program unggulannya ini juga akan mengembangkan produk pangan tertentu yang bernilai ekonomis sehingga swasembada pangan dapat di bangun dari lorong-lorong Makassar.

Beberapa produk pangan yang dimaksudnya seperti cabe, tomat, terong, dan jenis sayuran lainnya. Cabe meskipun kecil namun dapat berkontribusi pada laju inflasi.

"Cabe itu cukup mudah dikembangkan dan jangan salah, cabe ini punya pengaruh besar pada laju inflasi. Jika terjadi kelangkaan di pasar, hal itu dapat memicu terjadi inflasi di dalam negeri," katanya.

Danny pada kesempatan itu, memang memanfaatkan waktu berbicaranya di depan ratusan delegasi yang mayoritas berasal dari CEO perusahan nasional dan internasional.

Menurutnya, beberapa program unggulan yang dijalankannya itu memang membutuhkan peran serta dari masyarakat dan secara perlahan, kesadaran masyarakat Makassar sangat tinggi, apalagi hal ini menjadi peluang investasi yang menjanjikan bagi pengusaha.

"Tahun ini menjadi tahun infrastruktur bagi Makassar. Sejumlah perencanaan pembangunan di bidang infrastruktur dan suprastuktur bakal direalisasikan tahun ini," jelasnya.

Beberapa program lainnya seperti penataan kawasan lokalisasi Nusantara menjadi kawasan kuliner tanpa harus ada penggusuran dan penataan pedistrian Makassar.

Kemudian program Singarana Lorongta (menerangi seluruh lorong) dan TPA bintang lima uang seluruhnya membutuhkan investasi yang tidak kecil nilainya. Seluruh program yang digagasnya bersama pemerintahannya ditujukan untuk Makassar Dua Kali Tambah Baik.

Sementara itu, Ahok juga memaparkan tentang konsep Jakarta, khususnya reklamasi pantai dan kebijakan yang ditempuh oleh pemerintahannya dan bagi sebagian pihak dinilai sebagai kebijakan yang tidak populis.

Meski berbeda pulau, Ahok cukup memperhatikan capaian pemerintahan Danny Pomanto. Ia memuji Makassar yang telah menerapkan Makassar Public Private Partnership (PPP) yang dapat meningkatkan animo investor untuk berinvestasi di Makassar.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026