Bapenda Sulsel tingkatkan kapasitas SDM Opsys
Sabtu, 12 Mei 2018 23:21 WIB
Tautoto TR (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) operator sistem (Opsys) dan Operator Data (Opdat) melalui pelatihan yang digelar di Makassar, Sabtu.
"Opsys dan Opdat ini adalah posisi yang sangat strategis karena mereka yang menjalankan sistem dan mengelola data," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Tautoto Tanaranggina usai pembukaan pelatihan tersebut.
Kapasitas Opsys dan Opdat, kata dia, harus terus ditingkatkan setiap tahun agar sesuai dengan perkembangan sistem dan pengolahan data yang semakin canggih.
"Misalnya, ada program baru seperti samsat delivery, ini harus disesuaikan sistemnya, dan operator sistem dan data harus tahu," jelasnya.
Secara khusus, ia juga meminta para operator data untuk memastikan pembaruan data setiap minggu.
"Contohnya, jika ada kendaraan yang yang mutasi, masuk atau keluar Sulsel, itu harus up date datanya, tiap minggu harus ada review, koordinasi dengan kepala seksi data," jelasnya.
Pihaknya, kata dia, juga akan segera melakukan peremajaan peralatan teknologi yang kini telah berumur antara delapan hingga sembilan tahun karena akan mempengaruhi kinerja operator.
"Alat-alat yang sudah lama ini juga makan ongkos karena harus sering diperbaiki, nanti kita akan lihat anggarannya di APBD Pokok," pungkasnya.
"Opsys dan Opdat ini adalah posisi yang sangat strategis karena mereka yang menjalankan sistem dan mengelola data," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Tautoto Tanaranggina usai pembukaan pelatihan tersebut.
Kapasitas Opsys dan Opdat, kata dia, harus terus ditingkatkan setiap tahun agar sesuai dengan perkembangan sistem dan pengolahan data yang semakin canggih.
"Misalnya, ada program baru seperti samsat delivery, ini harus disesuaikan sistemnya, dan operator sistem dan data harus tahu," jelasnya.
Secara khusus, ia juga meminta para operator data untuk memastikan pembaruan data setiap minggu.
"Contohnya, jika ada kendaraan yang yang mutasi, masuk atau keluar Sulsel, itu harus up date datanya, tiap minggu harus ada review, koordinasi dengan kepala seksi data," jelasnya.
Pihaknya, kata dia, juga akan segera melakukan peremajaan peralatan teknologi yang kini telah berumur antara delapan hingga sembilan tahun karena akan mempengaruhi kinerja operator.
"Alat-alat yang sudah lama ini juga makan ongkos karena harus sering diperbaiki, nanti kita akan lihat anggarannya di APBD Pokok," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019