Penjabat gubernur perkenalkan pawisata pada atase militer
Rabu, 11 Juli 2018 21:10 WIB
Atase Militer Australia Roberth Plath (Kiri) dan Kepala Bappeda Sulsel Jufri Rahman memberi keterangan pers usai penerimaan rombongan Atase Militer secara resmi oleh Pemprov Sulsel di Makassar, Rabu. (/)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono memperkenalkan destinasi unggulan pariwisata Sulsel kepada 40 Atase Militer yang mengunjungi wilayah tersebut.
"Sulsel memiliki Pantai Losari, Tanjung Bira, Bantimurung, Fort Rotterdam dan Tanah Toraja. Kami menantikan anda menikmatinya," kata Soni saat menjamu makan malam para Atase Militer tersebut di Makassar, Rabu.
Para Atase Militer yang hadir berasal dari 19 negara sahabat, diantaranya, Australia, India, Korea Selatan, Brazil, Thailand, dan Timor Leste.
Pada makan malam tersebut, mereka disambut dengan persembahan awal berupa tarian empat etnis. Mereka kemudian disuguhi kuliner khas Sulsel, seperti Coto dan Pisang Epe.
Atase Militer Australia Dean of Milat Corps Komodor Robert Plath mengatakan, tarian yang ditampilkan membuat mereka terkesan.
"Tarian sebelumnya hebat sekali, ini demonstrasi Bhinneka Tunggal Ika Indonesia," katanya.
Ia menyampaiakan, peranan dan tugas mereka sebagai atase membuat mereka menjalin hubungan dengan aparat yang ada di Indonesia.
"Dunia kita secara terus-menerus semakin erat terhubung dan kita saling meningkatkan perdamaian," sebutnya.
Terakhir, Soni dan Robert saling bertukar cenderamata. Dan untuk pertunjukan akhir ditampilkan tarian Pepe-pepe Baine dimana para penari menari dengan membakar tubuh mereka.
Roberth Plath dan rombongan sebelum ke Sulsel, baru saja dari Papua, dan melanjutkan kunjungannya ke Makassar. Rencananya, rombongan akan berada di Makassar untuk melakukan tour selama dua hari.
"Sulsel memiliki Pantai Losari, Tanjung Bira, Bantimurung, Fort Rotterdam dan Tanah Toraja. Kami menantikan anda menikmatinya," kata Soni saat menjamu makan malam para Atase Militer tersebut di Makassar, Rabu.
Para Atase Militer yang hadir berasal dari 19 negara sahabat, diantaranya, Australia, India, Korea Selatan, Brazil, Thailand, dan Timor Leste.
Pada makan malam tersebut, mereka disambut dengan persembahan awal berupa tarian empat etnis. Mereka kemudian disuguhi kuliner khas Sulsel, seperti Coto dan Pisang Epe.
Atase Militer Australia Dean of Milat Corps Komodor Robert Plath mengatakan, tarian yang ditampilkan membuat mereka terkesan.
"Tarian sebelumnya hebat sekali, ini demonstrasi Bhinneka Tunggal Ika Indonesia," katanya.
Ia menyampaiakan, peranan dan tugas mereka sebagai atase membuat mereka menjalin hubungan dengan aparat yang ada di Indonesia.
"Dunia kita secara terus-menerus semakin erat terhubung dan kita saling meningkatkan perdamaian," sebutnya.
Terakhir, Soni dan Robert saling bertukar cenderamata. Dan untuk pertunjukan akhir ditampilkan tarian Pepe-pepe Baine dimana para penari menari dengan membakar tubuh mereka.
Roberth Plath dan rombongan sebelum ke Sulsel, baru saja dari Papua, dan melanjutkan kunjungannya ke Makassar. Rencananya, rombongan akan berada di Makassar untuk melakukan tour selama dua hari.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB
Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland
16 January 2026 18:10 WIB
Terpopuler - Kabar Sulsel
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Rektor UIM akan ubah proses pembelajaran dari konvensional ke digital
15 January 2020 4:26 WIB, 2020
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020