Inovasi pekerja Pertamina raih penghargaan di Turki
Sabtu, 8 Desember 2018 7:42 WIB
Inovasi tiga pekerja dari PT Pertamina MOR)VII berhasil meraih penghargaan Gold Medal - Inventor’s Club Georgia Special Award dan Silver Medal pada ajang Istanbul International Invention Fair (ISIF 2018) di Istanbul, Turki pada 27-29 September 2018. (Ist)
Makassar (Antaranews Sulsel - Inovasi tiga pekerja dari PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII berhasil meraih penghargaan Gold Medal - Inventor’s Club Georgia Special Award dan Silver Medal pada ajang Istanbul International Invention Fair (ISIF 2018) di Istanbul, Turki pada 27-29 September 2018.
Para inovator yang berhasil mengharumkan nama bangsa melalui karya mereka "natural oil dispersant" ini adalah Kineker Saliring Prabowo, Ahmad Fauzi dan Iwan Setiawan.
Mereka mencetuskan inovasi berupa pembuatan "oil spill dispersant" berbahan nabati dengan memanfaatkan limbah kulit jeruk nipis yang tersedia melimpah di Kota Makassar.
"Inovasi ini berhasil mengurangi biaya pengadaan 'oil spill dispersant,' selain itu, karena berbahan nabati maka oil spill dispersant rumusan mereka lebih ramah lingkungan," kata Unit Manajer Komunikasi dan CSR PT Pertamina MOR VII M. Roby Hervindo dalam siaran pers yang diterima di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan tidak mudah berkompetisi di ajang ISIF 2018. Tiga inovator yang bergabung dalam tim Gammara itu harus adu kreatifitas inovasi melawan 384 peserta dari 24 negara. Mereka terdiri dari 304 inovator yang terafiliasi lembaga riset universitas, dan 80 inovator yang tidak terafiliasi lembaga riset .
Beruntung, kata dia, tim Gammara Pertamina MOR VII tak asing dengan budaya inovasi. Di Pertamina, saban tahun memang dilaksanakan ajang kompetisi inovasi Continuous Improvement Program (CIP).
Heneral Manager Pertamina MOR VII Werry Prayogi menjelaskan CIP merupakan kegiatan untuk memecahkan permasalahan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi di Pertamina. "CIP di Pertamina MOR VII tahun ini berhasil menciptakan 58 risalah inovasi yang memberi solusi pada kendala-kendala operasi," ujar Werry dalam Forum Presentasi CIP 2018 di Makassar, Jumat.
Inovasi-inovasi tersebut menghasilkan penciptaan nilai melalui pengurangan biaya maupun peningkatan revenue, sebesar total Rp212 miliar. Dari nilai tersebut, Rp154 miliar merupakan penciptaan nilai yang nyata, sementara Rp48,5 miliar merupakan penciptaan nilai potensial.
Jumlah risalah inovasi di ajang CIP 2018 meningkat 38 persen dibanding tahun sebelumnya. CIP tahun ini mengangkat tema "Synergizing Through Innovation."
Para inovator yang berhasil mengharumkan nama bangsa melalui karya mereka "natural oil dispersant" ini adalah Kineker Saliring Prabowo, Ahmad Fauzi dan Iwan Setiawan.
Mereka mencetuskan inovasi berupa pembuatan "oil spill dispersant" berbahan nabati dengan memanfaatkan limbah kulit jeruk nipis yang tersedia melimpah di Kota Makassar.
"Inovasi ini berhasil mengurangi biaya pengadaan 'oil spill dispersant,' selain itu, karena berbahan nabati maka oil spill dispersant rumusan mereka lebih ramah lingkungan," kata Unit Manajer Komunikasi dan CSR PT Pertamina MOR VII M. Roby Hervindo dalam siaran pers yang diterima di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan tidak mudah berkompetisi di ajang ISIF 2018. Tiga inovator yang bergabung dalam tim Gammara itu harus adu kreatifitas inovasi melawan 384 peserta dari 24 negara. Mereka terdiri dari 304 inovator yang terafiliasi lembaga riset universitas, dan 80 inovator yang tidak terafiliasi lembaga riset .
Beruntung, kata dia, tim Gammara Pertamina MOR VII tak asing dengan budaya inovasi. Di Pertamina, saban tahun memang dilaksanakan ajang kompetisi inovasi Continuous Improvement Program (CIP).
Heneral Manager Pertamina MOR VII Werry Prayogi menjelaskan CIP merupakan kegiatan untuk memecahkan permasalahan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi di Pertamina. "CIP di Pertamina MOR VII tahun ini berhasil menciptakan 58 risalah inovasi yang memberi solusi pada kendala-kendala operasi," ujar Werry dalam Forum Presentasi CIP 2018 di Makassar, Jumat.
Inovasi-inovasi tersebut menghasilkan penciptaan nilai melalui pengurangan biaya maupun peningkatan revenue, sebesar total Rp212 miliar. Dari nilai tersebut, Rp154 miliar merupakan penciptaan nilai yang nyata, sementara Rp48,5 miliar merupakan penciptaan nilai potensial.
Jumlah risalah inovasi di ajang CIP 2018 meningkat 38 persen dibanding tahun sebelumnya. CIP tahun ini mengangkat tema "Synergizing Through Innovation."
Pewarta : Nurhaya J. Panga
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur dan GM Pertamina MOR VII bahas beasiswa untuk warga pulau
16 September 2020 12:10 WIB, 2020
Pertamina MOR VII bagikan 200 paket safety kit dan Sembako ke Veteran RI
15 August 2020 19:41 WIB, 2020
Pertamina beri bantuan paket APD dan bahan pokok kepada anggota veteran di Sulsel
15 August 2020 13:58 WIB, 2020
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019