Runway Bandara Buntu Kunik Fokus Dituntaskan
Jumat, 8 Maret 2019 16:59 WIB
Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Bandara Buntu Kunik yang merupakan proyek Kementerian Perhubungan dalam tahap pembangunannya diharapkan dapat dituntaskan tahun ini.
Wagub Sulsel dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat, mengatakan bandara ini nantinya akan diupayakan untuk pengoperasian pesawat Boeing.
"Kalau bandara ini bisa beroperasi, Pemprov Sulsel akan coba penerbangan Direct Call Port langsung ke Toraja, kalau bisa nanti Bali-Toraja atau Jakarta-Toraja asalkan pesawat boeing sudah dapat mendarat,"ujarnya saat meninjau akses jalan menuju Bandara Buntu Kuni, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja memantau proyek pembangunan bandara Buntu Kunik Kecamatan Mangkendek, Kabupaten Tana Toraja hari ini.
Andi Sudirman juga berharap Pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) dapat berjalan dengan lancar sehingga selesai sesuai target dan dapat beroperasi secepatnya.
"Seperti bandara Sentani di Papua yang dilihat dari puncak dan seperti ini juga terlihat di Bandara Buntu Kunik (BBK) kalau dilihat," ungkap Andi Sudirman.
Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara Alex menjelaskan, pada tahap awal panjang landasan (runway) sepanjang 1.600 meter.
Namun pada tahap kedua berubah menjadi 1.950 meter. Jika melihat kondisi lapangan, panjang landasan bisa mencapai 2.000 meter karena lahan yang tersedia untuk landasan di Buntu Kuni yakni sepanjang 2.500 meter pada tahap ketiga.
"Landasan 1.650 meter hanya bisa didarati pesawat ATR 72, akan tetapi dengan panjang 2.000 meter, jenis Boeing pun bisa mendarat karena di landasan 1.800 meter saja Boeing sudah mampu mendarat," jelasnya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (Istimewa) (/)
Wagub Sulsel dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat, mengatakan bandara ini nantinya akan diupayakan untuk pengoperasian pesawat Boeing.
"Kalau bandara ini bisa beroperasi, Pemprov Sulsel akan coba penerbangan Direct Call Port langsung ke Toraja, kalau bisa nanti Bali-Toraja atau Jakarta-Toraja asalkan pesawat boeing sudah dapat mendarat,"ujarnya saat meninjau akses jalan menuju Bandara Buntu Kuni, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja memantau proyek pembangunan bandara Buntu Kunik Kecamatan Mangkendek, Kabupaten Tana Toraja hari ini.
Andi Sudirman juga berharap Pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) dapat berjalan dengan lancar sehingga selesai sesuai target dan dapat beroperasi secepatnya.
"Seperti bandara Sentani di Papua yang dilihat dari puncak dan seperti ini juga terlihat di Bandara Buntu Kunik (BBK) kalau dilihat," ungkap Andi Sudirman.
Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara Alex menjelaskan, pada tahap awal panjang landasan (runway) sepanjang 1.600 meter.
Namun pada tahap kedua berubah menjadi 1.950 meter. Jika melihat kondisi lapangan, panjang landasan bisa mencapai 2.000 meter karena lahan yang tersedia untuk landasan di Buntu Kuni yakni sepanjang 2.500 meter pada tahap ketiga.
"Landasan 1.650 meter hanya bisa didarati pesawat ATR 72, akan tetapi dengan panjang 2.000 meter, jenis Boeing pun bisa mendarat karena di landasan 1.800 meter saja Boeing sudah mampu mendarat," jelasnya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (Istimewa) (/)
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Avatar: The Way of Water" jadi film terlaris keenam di dunia, gusur "Spider-Man"
19 January 2023 11:42 WIB, 2023
Polri minta warga terdampak kebijakan "one way" untuk gunakan jalur arteri
07 May 2022 6:37 WIB, 2022
Kapolri pastikan jajarannya beri layanan maksimal hadapi arus balik Lebaran
06 May 2022 21:58 WIB, 2022
Aksi prihatin atas ancaman kepunahan gajah warnai Hari Satwa Sedunia 2021
03 October 2021 13:16 WIB, 2021
Presiden Jokowi tinjau giat vaksinasi COVID-19 dan resmikan bendungan di Lampung
02 September 2021 9:14 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB