Femme 2019 eksplorasi budaya Indonesia
Rabu, 3 April 2019 16:51 WIB
suasana pembukaan The International Woman Exhibition Female on the Momen (FEMME) and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Sulsel Liesliaty Nurdin di Makassar, Rabu (3/4/2019). ANTARA Foto/NS Wardyah
Makassar (ANTARA) - The International Woman Exhibition Female on the Move (FEMME) and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 yang dihelat di Kota Makassar mengekspoliasi kebudayaan Indonesia, khususnya potensi kearifan lokal pada karya busananya.
Hal tersebut mendapat apresiasi oleh Ketua Dekranasda Sulsel, Liestiaty F Nurdin di Makassar, Rabu, saat membuka even ke 14 yang berlangsung 3-7 April 2019.
"Kegiatan ini perlu kita apresiasi karena hadir membuka wawasan kita bagaimana model-model baju yang lagi update saat ini," kata Liestiaty
Sementara Chairwomen FEMME, Icha AZ Lili menyampaikan, FEMME 2019 hadir mengangkat tema kebudayaan berangkat dari keinginan mengeksplorasi kebudayaan Indonesia untuk generasi masa depan.
"Bukan hanya pentingnya seorang wanita menjaga fesyennya, tetapi juga pentingnya menjaga kebudayaan kita yang indah," ungkap Icha saat sambutan.
Memperkenalkan kekayaan kebudayaan Indonesia menjadi salah satu tujuan FEMME 2019. Agar mampu mengedukasi masyarakat utamanya para kaum milenial agar lebih mencintai dan bangga dengan budaya Indonesia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, 3Pro selaku penyelenggara FEMME dan CBFW 2019, menggandeng #berbudayaitukeren yang menyiapkan pavilium bagi kaum milenials.
Menargetkan 50 ribu pengunjung, FEMME dan CBFW 2019 menghadirkan 50 desainer ternama di Indonesia hingga mancanegara dengan 300 exhibition fashion, ditambah 20 culinary spoot. Selain itu, turut menampilkan peragaan busana dari berbagai model profeaional fashion
FEMME adir untuk membangun dan mengembangkan industri kreatif dan kerajinan daerah maupun nasional baik fashion maupun industri kreatif lainnya.
"Semoga memberi manfaat buat ekonomi Indonesia khususnya untuk industri fashion," harap Icha.
Hal tersebut mendapat apresiasi oleh Ketua Dekranasda Sulsel, Liestiaty F Nurdin di Makassar, Rabu, saat membuka even ke 14 yang berlangsung 3-7 April 2019.
"Kegiatan ini perlu kita apresiasi karena hadir membuka wawasan kita bagaimana model-model baju yang lagi update saat ini," kata Liestiaty
Sementara Chairwomen FEMME, Icha AZ Lili menyampaikan, FEMME 2019 hadir mengangkat tema kebudayaan berangkat dari keinginan mengeksplorasi kebudayaan Indonesia untuk generasi masa depan.
"Bukan hanya pentingnya seorang wanita menjaga fesyennya, tetapi juga pentingnya menjaga kebudayaan kita yang indah," ungkap Icha saat sambutan.
Memperkenalkan kekayaan kebudayaan Indonesia menjadi salah satu tujuan FEMME 2019. Agar mampu mengedukasi masyarakat utamanya para kaum milenial agar lebih mencintai dan bangga dengan budaya Indonesia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, 3Pro selaku penyelenggara FEMME dan CBFW 2019, menggandeng #berbudayaitukeren yang menyiapkan pavilium bagi kaum milenials.
Menargetkan 50 ribu pengunjung, FEMME dan CBFW 2019 menghadirkan 50 desainer ternama di Indonesia hingga mancanegara dengan 300 exhibition fashion, ditambah 20 culinary spoot. Selain itu, turut menampilkan peragaan busana dari berbagai model profeaional fashion
FEMME adir untuk membangun dan mengembangkan industri kreatif dan kerajinan daerah maupun nasional baik fashion maupun industri kreatif lainnya.
"Semoga memberi manfaat buat ekonomi Indonesia khususnya untuk industri fashion," harap Icha.
Pewarta : Suriani Mappong dan NS Wardyah
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Seni Budaya
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019