Prabowo-Sandi klaim menang berdasarkan "exit poll"
Rabu, 17 April 2019 15:49 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menunjukkan surat suara usai melakukan pencoblosan dalam Pemilu 2019 di TPS 02, Jakarta, Rabu (17/4/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta (ANTARA) - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim berdasarkan hasil exit poll secara internal, pasangan Prabowo-Sandi unggul sebesar 55,4 persen dan Jokowi-Ma'ruf 42,8 persen.
"Hasilnya, Prabowo-Sandi 55,4 persen, Jokowi-Ma'ruf 42,8 persen, dan sisanya tidak memberikan jawaban," kata Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandi, Sugiono di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan exit poll itu dilakukan di 5.475 tempat pemungutan suara (TPS) di 492 kabupaten dan kota serta 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Sugiono mengatakan pihaknya melakukan pemantauan sejak TPS melakukan pemungutan suara.
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menambahkan para relawan dan saksi Prabowo-Sandi saat ini terus memantau proses penghitungan suara di tiap TPS untuk mengantisipasi potensi kecurangan.
"Kami memastikan saksi dan relawan untuk memantau TPS di tiap kecamatan," ujarnya.
Dahnil mengatakan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tidak memiliki infrastruktur yang cukup untuk mengamankan suara di tiap TPS.
"Hasilnya, Prabowo-Sandi 55,4 persen, Jokowi-Ma'ruf 42,8 persen, dan sisanya tidak memberikan jawaban," kata Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandi, Sugiono di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan exit poll itu dilakukan di 5.475 tempat pemungutan suara (TPS) di 492 kabupaten dan kota serta 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Sugiono mengatakan pihaknya melakukan pemantauan sejak TPS melakukan pemungutan suara.
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menambahkan para relawan dan saksi Prabowo-Sandi saat ini terus memantau proses penghitungan suara di tiap TPS untuk mengantisipasi potensi kecurangan.
"Kami memastikan saksi dan relawan untuk memantau TPS di tiap kecamatan," ujarnya.
Dahnil mengatakan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tidak memiliki infrastruktur yang cukup untuk mengamankan suara di tiap TPS.
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Quick Count LSI Denny JA: ASR-Hugua unggul 52,45 persen di Pilkada Sultra
27 November 2024 17:27 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Suara Prabowo-Gibran capai 57,46 persen berdasarkan hitung cepat KPU
17 February 2024 11:52 WIB, 2024
Golkar runner-up hitung cepat Pemilu 2024, pengamat nilai ada efek Ridwan Kamil
17 February 2024 8:10 WIB, 2024
Pilpres 2024 - KPU Sulsel imbau masyarakat tunggu hasil resmi penghitungan suara
14 February 2024 21:16 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Capres Prabowo rencanakan pidato di Istora malam ini usai unggul hitung cepat
14 February 2024 18:00 WIB, 2024
Pilpres 2024 - TPN tunggu hasil resmi hitung manual KPU terkait hitung cepat
14 February 2024 17:36 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Capres Anies ajak semua pihak kasih waktu bagi KPU untuk bekerja
14 February 2024 17:18 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Populi Center: Prabowo-Gibran dapat 60,67 persen dalam hitung cepat
14 February 2024 15:43 WIB, 2024