Rupiah melemah
Selasa, 30 April 2019 10:44 WIB
Uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah seiring penurunan mata uang regional Asia.
Pada pukul 10.06 WIB, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.228 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.
"Pagi ini mata uang kuat Asia yen Jepang dan dolar Hong Kong dibuka melemah terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.
Dari eksternal, indeks manufaktur China turun di bawah perkiraan. The Official NBS Manufacturing PMI China pada April 2019 tercatat 50,1, turun dari 50,5 pada Maret 2019, dan di bawah ekspektasi pasar 50,5.
Menurut Lana, turunnya PMI China ini membuat sentimen negatif di pasar modal China yang bisa merembet ke pasar Asia lainnya. Sebelumnya PMI tercatat paling rendah pada Februari 2019 di 49,2, yang merupakan level kontraksi.
"Kemungkinan PMI manufaktur ini akan membaik seiring dengan rencana akan segera ditandatanganinya kesepakatan dagang AS-China," ujar Lana.
Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.210 per dolar AS hingga Rp14.230 per dolar AS.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, Rupiah melemah menjadi Rp14.215 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.188 per dolar AS.
Pada pukul 10.06 WIB, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.228 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.
"Pagi ini mata uang kuat Asia yen Jepang dan dolar Hong Kong dibuka melemah terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.
Dari eksternal, indeks manufaktur China turun di bawah perkiraan. The Official NBS Manufacturing PMI China pada April 2019 tercatat 50,1, turun dari 50,5 pada Maret 2019, dan di bawah ekspektasi pasar 50,5.
Menurut Lana, turunnya PMI China ini membuat sentimen negatif di pasar modal China yang bisa merembet ke pasar Asia lainnya. Sebelumnya PMI tercatat paling rendah pada Februari 2019 di 49,2, yang merupakan level kontraksi.
"Kemungkinan PMI manufaktur ini akan membaik seiring dengan rencana akan segera ditandatanganinya kesepakatan dagang AS-China," ujar Lana.
Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.210 per dolar AS hingga Rp14.230 per dolar AS.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, Rupiah melemah menjadi Rp14.215 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.188 per dolar AS.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rupiah melemah seiring rencana Donald Trump mendeklarasikan darurat nasional
09 January 2025 9:36 WIB, 2025
Presiden Jokowi mengumpulkan menteri dan kepala lembaga bahas rupiah melemah
20 June 2024 17:12 WIB, 2024
Nilai tukar rupiah berpotensi melemah karena kemungkinan suku bunga AS naik
27 May 2024 11:51 WIB, 2024
Analis perkirakan kurs rupiah melemah tipis pada kisaran Rp15.890 per dolar AS
01 November 2023 9:54 WIB, 2023
Kurs rupiah melemah karena pasar khawatir perang Palestina melawan Israel
16 October 2023 10:27 WIB, 2023
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pelindo ajak perusahaan pelayaran bersinergi bangun jaringan logistik terpadu
05 August 2026 14:52 WIB
Komisaris MIND ID menilai PT Vale di Pomalaa dorong pertumbuhan ekonomi daerah
05 August 2026 14:45 WIB