Arus lalulintas di Makassar masih lengang pascalebaran
Selasa, 11 Juni 2019 12:12 WIB
Suasana aktivitas dan arus lalulintas di Makassar masih lengang, meskipun sudah dua hari terakhir pegawai kantoran masuk kerja, Selasa (11/6/2019). (ANTARA/Suriani Mappong).
Makassar (ANTARA) - Akitivitas dan arus lalulintas di Makassar, Sulawesi Selatan masih lengang meskipun para pegawai kantor sudah masuk kerja dua hari terakhir, setelah libur bersama Lebaran 2019.
Hal itu terlihat di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr Ratulangi, dan Jalan Kartini Makassar yang merupakan pusat perkantoran dan mal di Kota Makassar, Selasa.
"Arus lalulintas masih sepi, karena meskipun orang kantoran sudah masuk kerja, tapi anak-anak sekolah masih libur," kata salah seorang pedagang kaki lima di daerah itu, Muhiddin, di depan SMP Negeri 6, Jalan Ahmad Yani Makassar.
Menurut dia, sepinya arus lalulintas dan aktivitas di jalan utama itu membuat dagangannya masih sepi pembeli.
Aktivitas kembali normal diperkirakan minggu depan, saat anak-anak sekolah sudah selesai waktu liburnya.
Seorang tukang ojek di simpang empat Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jend SUdirman, Makassar, Syamsuddin, mengaku selama dua hari terakhir masih sepi penumpang.
"Biasanya yang banyak minta diantar itu anak-anak sekolah dan juga pegawai yang tidak membawa kendaraan," katanya.
Aktivitas di mal simpang empat kawasan Lapangan Karebosi Makassar juga masih tampak sepi pengunjung. Bahkan, beberapa toko di mal itu masih ada yang belum buka, diperkirakan pegawainya masih berlebaran di kampung halaman.
Salah seorang penjaga toko di Mal Trade Center (MTC) Karebosi, Hasnah, mengemukakan pekan pertama setelah Lebaran hanya tempat-tempat tertentu yang membuka jualannya, seperti gerai telepon seluler, makanan siap saji, dan wahana permainan anak.
"Hanya itu yang masih ada pengunjungnya, sedangkan 'lodge' pakaian dan sepatu sudah sepi pengunjung," katanya. Suasana aktivitas dan arus lalulintas yang masih lengang, meskipun sudah dua hari terakhir pegawai kantoran masuk kerja di Makassar, Selasa (11/6/2019). (ANTARA/Suriani Mappong)
Hal itu terlihat di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr Ratulangi, dan Jalan Kartini Makassar yang merupakan pusat perkantoran dan mal di Kota Makassar, Selasa.
"Arus lalulintas masih sepi, karena meskipun orang kantoran sudah masuk kerja, tapi anak-anak sekolah masih libur," kata salah seorang pedagang kaki lima di daerah itu, Muhiddin, di depan SMP Negeri 6, Jalan Ahmad Yani Makassar.
Menurut dia, sepinya arus lalulintas dan aktivitas di jalan utama itu membuat dagangannya masih sepi pembeli.
Aktivitas kembali normal diperkirakan minggu depan, saat anak-anak sekolah sudah selesai waktu liburnya.
Seorang tukang ojek di simpang empat Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jend SUdirman, Makassar, Syamsuddin, mengaku selama dua hari terakhir masih sepi penumpang.
"Biasanya yang banyak minta diantar itu anak-anak sekolah dan juga pegawai yang tidak membawa kendaraan," katanya.
Aktivitas di mal simpang empat kawasan Lapangan Karebosi Makassar juga masih tampak sepi pengunjung. Bahkan, beberapa toko di mal itu masih ada yang belum buka, diperkirakan pegawainya masih berlebaran di kampung halaman.
Salah seorang penjaga toko di Mal Trade Center (MTC) Karebosi, Hasnah, mengemukakan pekan pertama setelah Lebaran hanya tempat-tempat tertentu yang membuka jualannya, seperti gerai telepon seluler, makanan siap saji, dan wahana permainan anak.
"Hanya itu yang masih ada pengunjungnya, sedangkan 'lodge' pakaian dan sepatu sudah sepi pengunjung," katanya. Suasana aktivitas dan arus lalulintas yang masih lengang, meskipun sudah dua hari terakhir pegawai kantoran masuk kerja di Makassar, Selasa (11/6/2019). (ANTARA/Suriani Mappong)
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Makassar : Tidak ada bakal pendaftar calon perseorangan Pilkada 2024
13 May 2024 19:36 WIB, 2024
Terpopuler - Kabar Sulsel
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Rektor UIM akan ubah proses pembelajaran dari konvensional ke digital
15 January 2020 4:26 WIB, 2020
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020