Wagub Sulsel bersama Rektor Unhas lepas mahasiswa KKN
Senin, 24 Juni 2019 11:25 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyalami para mahasiswa KKN dalam acara pelepasan di Unhas, Senin, (24/6/2019). (Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Ariestina Pulubuhu MA melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2019 di Gedung Baruga AP Pettarani Unhas, Makassar, Sulsel, Senin.
Andi Sudirman Sulaiman mengharapkan peserta KKN Unhas mampu bersinergi bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sehingga akan lahir proses pemberdayaan jangka panjang di masyarakat setempat.
"Semua yang terlibat dalam KKN ini, perlu bersinergi agar semua masalah di lapangan mampu diselesaikan. Sebab, solusi terbaik untuk masyarakat adalah bagaimana sistem perencanaan sebaiknya harus diselesaikan dari bawah ke atas, bukan sebaliknya," katanya.
Baca juga: Gubernur Sulsel : mahasiswa KKN jangan bangga bawa anak kepala desa
Selain itu, ia menyarankan agar pendampingan program KKN bersifat berkelanjutan sehingga ada proses jangka panjang dalam pemberdayaan masyarakat.
Mahasiswa peserta KKN Reguler dan KKN Tematik Unhas tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, termasuk di luar negeri. Peserta KKN Reguler sendiri tersebar di Kabupaten Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng.
"Pelaksanaan KKN ini diharap mampu mendobrak kegiatan pembangunan di Sulsel," kata Rektor Unhas Prof Dwia.
Ia berharap, mahasiswa KKN bisa bersinergi di lapangan bersama pemerintah daerah, dan sebagai agen perubahan juga mengabdi kepada masyarakat.
Baca juga: Gubernur Sulsel berharap Unhas jadi pelopor "Triple Helix"
Andi Sudirman Sulaiman mengharapkan peserta KKN Unhas mampu bersinergi bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sehingga akan lahir proses pemberdayaan jangka panjang di masyarakat setempat.
"Semua yang terlibat dalam KKN ini, perlu bersinergi agar semua masalah di lapangan mampu diselesaikan. Sebab, solusi terbaik untuk masyarakat adalah bagaimana sistem perencanaan sebaiknya harus diselesaikan dari bawah ke atas, bukan sebaliknya," katanya.
Baca juga: Gubernur Sulsel : mahasiswa KKN jangan bangga bawa anak kepala desa
Selain itu, ia menyarankan agar pendampingan program KKN bersifat berkelanjutan sehingga ada proses jangka panjang dalam pemberdayaan masyarakat.
Mahasiswa peserta KKN Reguler dan KKN Tematik Unhas tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, termasuk di luar negeri. Peserta KKN Reguler sendiri tersebar di Kabupaten Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng.
"Pelaksanaan KKN ini diharap mampu mendobrak kegiatan pembangunan di Sulsel," kata Rektor Unhas Prof Dwia.
Ia berharap, mahasiswa KKN bisa bersinergi di lapangan bersama pemerintah daerah, dan sebagai agen perubahan juga mengabdi kepada masyarakat.
Baca juga: Gubernur Sulsel berharap Unhas jadi pelopor "Triple Helix"
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019