Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Industri pengolahan ikan PT Global Seafood International Indonesia (GSII), mulai Sabtu (20/2) ini melakukan ekspor perdana surimi beku (frozen) ke Jepang.
Ekspor perdana sebanyak satu kontainer berisi 20 ton tersebut akan dilepas Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo.
General Manager PT GSII Irfan E Arief di Bantaeng, Jumat, mengatakan, setelah ekspor perdana ke Pelabuhan Hakata, Fukuoka, Jepang itu akan disusul ekspor sebanyak 30-40 ton yang dijadwalkan akhir Februari 2010.
Dia mengatakan, pada ekspor perdana tersebut dihadiri sembilan orang pembeli (buyers) dari empat perusahaan ternama di negeri sakura tersebut antara lain Mitamura Koichi, Mitamura Michihiro, Tokumi Nobuhiro dari Global Seafood Japan, Suginaga Seigo (PT Suginaga Kamaboko Nagasak), Horita Koichi (PT Kamei Tsuusan Komamoto), Toyama Yashushi (PT Kamei Tsuusan Fukuoka) dan IshiiYoshinori (PT Aisabis Hirosima).
Menjawab pertanyaan, ia mengatakan, pasokan bahan baku ikan dilakukan perusahaan lokal, Perusahaan Daerah (Perusda) Baji Minasa. Perusahaan milik Pemda Bantaeng itu memasok 30 ton ikan/hari.
Direktur Operasional Perusda Baji Minasa Arifuddin mengakui, mendatangkan ikan dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia.
"Untuk memenuhi kebutuhan ikan PT GSII, Perusda mendatangkan ikan dari daerah tetangga seperti Selayar, Bulukumba, Sinjai, Makassar, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan dan berbagai daerah lainnya di Indonesia," urainya. (T.KR-RY/F003)
Global Seafood Lakukan Ekspor Perdana ke Jepang
Sabtu, 20 Februari 2010 10:47 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB