Pemkab Wajo segera tata Pasar Siyo Belawa
Kamis, 8 Agustus 2019 15:14 WIB
Wakil Bupati Wajo H Amran (lima kanan) saat rapat penataan dan penerbitan terkait sistem pemindahan/pembagian lods Pasar Siyo Belawa di kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (8/8/2019). ANTARA Foto/HO/Humas Pemkab Wajo
Sengkang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menggelar rapat penataan dan penerbitan terkait sistem pemindahan/pembagian lods Pasar Siyo Belawa di kantor Dinas Perdagangan setempat, Kamis.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Wajo H Amran, Kepala Dinas Perdagangan dan Sekretaris Dinas Perdagangan Wajo, Camat Belawa, Kapolsek Belawa, Danramil Belawa, Kepala Desa Lempangeng, dan koordinator Pasar Kecamatan Belawa.
Wakil Bupati menegaskan kepada Kadis Perdagangan Wajo untuk mendata ulang pedagang di pasar tersebut, baik inpres maupun investasi tujuannya supaya tidak terjadi keributan saat penempatan para pedagang yang ada, karena itu harus mengikuti aturan seperti penempatan sesuai dengan sonasi.
"kita akan tempatkan sesuai dengan daganganya misalnya kalau dia menjual pakaian jadi harus di tempatkan di blok pakaian jadi," ujarnya Wabup.
Amran menambahkan jumlah pedagang yang ada saat ini sekitar 1.000 orang sementara lods yang tersedia kurang lebih 600 unit, akan tetapi masih ada lahan yang tersedia bisa menampung sekitar 600 pedagang dan harus ditimbun, leding sectornya ada Disperindag Wajo dan ini siap dikerjakan setelah ditimbun ini akan dibangun lods.
"Biaya kios akan ditanggung oleh pedagang sendiri atau swadaya, Insya Allah semua pedagang akan tertampung dan terakomodir, outputnya adalah PAD Kabupaten Wajo bisa kita naikkan," pungkas Amran.
Sementara itu, Kepala Seksi Retribusi Pasar Belawa, Muhlis mengatakan terkait penataan Pasar Siyo akan dilakukan pertemuan lanjutan.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Wajo H Amran, Kepala Dinas Perdagangan dan Sekretaris Dinas Perdagangan Wajo, Camat Belawa, Kapolsek Belawa, Danramil Belawa, Kepala Desa Lempangeng, dan koordinator Pasar Kecamatan Belawa.
Wakil Bupati menegaskan kepada Kadis Perdagangan Wajo untuk mendata ulang pedagang di pasar tersebut, baik inpres maupun investasi tujuannya supaya tidak terjadi keributan saat penempatan para pedagang yang ada, karena itu harus mengikuti aturan seperti penempatan sesuai dengan sonasi.
"kita akan tempatkan sesuai dengan daganganya misalnya kalau dia menjual pakaian jadi harus di tempatkan di blok pakaian jadi," ujarnya Wabup.
Amran menambahkan jumlah pedagang yang ada saat ini sekitar 1.000 orang sementara lods yang tersedia kurang lebih 600 unit, akan tetapi masih ada lahan yang tersedia bisa menampung sekitar 600 pedagang dan harus ditimbun, leding sectornya ada Disperindag Wajo dan ini siap dikerjakan setelah ditimbun ini akan dibangun lods.
"Biaya kios akan ditanggung oleh pedagang sendiri atau swadaya, Insya Allah semua pedagang akan tertampung dan terakomodir, outputnya adalah PAD Kabupaten Wajo bisa kita naikkan," pungkas Amran.
Sementara itu, Kepala Seksi Retribusi Pasar Belawa, Muhlis mengatakan terkait penataan Pasar Siyo akan dilakukan pertemuan lanjutan.
Pewarta : -
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel: Progres MYC ruas Impa--Impa Anabanua Wajo capai 90 persen
03 February 2026 12:51 WIB
Langgar KEPP, DKPP sanksi Komisioner Bawaslu Wajo tak layak penyelenggara
10 November 2025 20:18 WIB
Pemprov Sulsel alokasikan anggaran Rp522 miliar perkuat infrastruktur ke Wajo
06 October 2025 18:43 WIB
Menag harap MQKI 2025 di Wajo jadi awal kebangkitan peradaban Islam modern
02 October 2025 15:54 WIB