Pariwisata Kota Batam tidak terpengaruh kabut asap
Jumat, 20 September 2019 11:33 WIB
Wisman memadati Pelabuhan Internasional Batam Center (Naim)
Batam (ANTARA) - Kegiatan pariwisata di Kota Batam, Kepulauan Riau, tidak terpengaruh kabut asap yang kadang menyelimuti kota itu dalam beberapa hari terakhir.
"Singapura tidak mengeluarkan travel advice dan travel warning untuk Batam, pariwisata kita jalan terus," kata Kepala Dinas Provinsi Kepri Buralimar di Batam, Jumat.
Ia mengatakan batam tidak selalu diselimuti kabut asap, memang terkadang kabut putih menggelayut, tapi kadang pula langit nampak biru cerah.
Menurut Buralimar, kondisi itu masih memungkinkan bagi pelancong untuk menikmati Batam.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata bahwa Batam masih layak dikunjungi pelancong dalam dan luar negeri.
"Batam masih kondusif untuk pariwisata, mari ramai-ramai berkunjung ke Batam," kata Ardi.
Ia optimistis tidak ada kegiatan pariwisata yang terganggu, dibatalkan atau ditunda akibat kabut asap.
Sepanjang akhir pekan ini saja, ribuan wisman dari Singapura dan Batam dijadwalkan mengunjungi kota yang berseberangan dengan Negara Singa.
"Pagi ini, sekitar 2.000 orang wisman datang mengikuti Tabligh Akbar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Ada juga rombongan mahasiswa NTU Singapura yang mengadakan acara di sini, belum kegiatan lain-lain.
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam, Kementerian Kesehatan Slamet Mulsiswanto menyatakan kualitas udara di Kota Batam dalam kategori sedang dengan Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 49 sampai 53.
"Singapura tidak mengeluarkan travel advice dan travel warning untuk Batam, pariwisata kita jalan terus," kata Kepala Dinas Provinsi Kepri Buralimar di Batam, Jumat.
Ia mengatakan batam tidak selalu diselimuti kabut asap, memang terkadang kabut putih menggelayut, tapi kadang pula langit nampak biru cerah.
Menurut Buralimar, kondisi itu masih memungkinkan bagi pelancong untuk menikmati Batam.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata bahwa Batam masih layak dikunjungi pelancong dalam dan luar negeri.
"Batam masih kondusif untuk pariwisata, mari ramai-ramai berkunjung ke Batam," kata Ardi.
Ia optimistis tidak ada kegiatan pariwisata yang terganggu, dibatalkan atau ditunda akibat kabut asap.
Sepanjang akhir pekan ini saja, ribuan wisman dari Singapura dan Batam dijadwalkan mengunjungi kota yang berseberangan dengan Negara Singa.
"Pagi ini, sekitar 2.000 orang wisman datang mengikuti Tabligh Akbar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Ada juga rombongan mahasiswa NTU Singapura yang mengadakan acara di sini, belum kegiatan lain-lain.
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam, Kementerian Kesehatan Slamet Mulsiswanto menyatakan kualitas udara di Kota Batam dalam kategori sedang dengan Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 49 sampai 53.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapal tanker MT Federal II terbakar di galangan kapal ASL Batam, 10 korban tewas
15 October 2025 13:29 WIB
Kapal motor Alexindo bawa kontainer tujuan Batam karam di perairan Sunda Kelapa
22 September 2025 19:06 WIB
Presiden Jokowi menetapkan Batam sebagai KEK Pariwisata dan Kesehatan
09 October 2024 15:50 WIB, 2024
Kejagung pastikan perkara KM Arman 114 berbendera Iran berjalan transparan dan adil
25 June 2024 10:21 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB