BPS: Turis ke Sulsel pada September 2019 turun 23,62 persen
Jumat, 1 November 2019 16:27 WIB
Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah. ANTARA/Muh Hasanuddin
Makassar (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi itu selama September 2019 mengalami penurunan sebesar 23,62 persen.
"Kalau secara persentase itu penurunannya mencapai 23,62 persen atau hanya sebanyak 1.517 orang turis saja yang berkunjung ke Sulsel," ujar Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah di Makassar, Jumat.
Ia membandingkan jumlah wisman yang datang pada bulan sebelumnya atau pada Agustus 2019 sebanyak 1.986 kunjungan.
Sedangkan pada tingkat kunjungan secara year on year (yoy) pada September 2018 jumlah turis yang berkunjung sebanyak 1.281 orang atau lebih rendah dari periode September 2019 yang berjumlah 1.517 kunjungan.
"Kalau kita membandingkan secara year on year-nya itu justru mengalami kenaikan. Artinya periode September 2019 dibandingkan September 2018 jauh lebih baik dari 1.281 kunjungan menjadi 1.517 kunjungan di September 2019," katanya.
Yos menyatakan, fluktuasi atau naik turunnya jumlah kunjungan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, liburan, kegiatan maupun lainnya yang dapat mempengaruhi kunjungan ke Sulsel.
"Turis-turis asing itu selalu memperhatikan musim kalau ingin berwisata ke luar negeri," katanya.
Mereka memang mempersiapkan jauh-jauh hari. "Salah satu yang dipersiapkan itu berlibur di akhir tahun," katanya.
Berdasarkan data dari BPS, terdapat sepuluh negara yang menyumbang pelancong terbesar selama September 2019, yakni pelancong dari Malaysia, Jerman, Perancis, Jepang, Thailand, China, India, Amerika Serikat, Inggris dan Belanda.
"Turis yang banyak berkunjung dari benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Kemudian menyusul dari benua Eropa dan Amerika," katanya.
"Kalau secara persentase itu penurunannya mencapai 23,62 persen atau hanya sebanyak 1.517 orang turis saja yang berkunjung ke Sulsel," ujar Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah di Makassar, Jumat.
Ia membandingkan jumlah wisman yang datang pada bulan sebelumnya atau pada Agustus 2019 sebanyak 1.986 kunjungan.
Sedangkan pada tingkat kunjungan secara year on year (yoy) pada September 2018 jumlah turis yang berkunjung sebanyak 1.281 orang atau lebih rendah dari periode September 2019 yang berjumlah 1.517 kunjungan.
"Kalau kita membandingkan secara year on year-nya itu justru mengalami kenaikan. Artinya periode September 2019 dibandingkan September 2018 jauh lebih baik dari 1.281 kunjungan menjadi 1.517 kunjungan di September 2019," katanya.
Yos menyatakan, fluktuasi atau naik turunnya jumlah kunjungan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, liburan, kegiatan maupun lainnya yang dapat mempengaruhi kunjungan ke Sulsel.
"Turis-turis asing itu selalu memperhatikan musim kalau ingin berwisata ke luar negeri," katanya.
Mereka memang mempersiapkan jauh-jauh hari. "Salah satu yang dipersiapkan itu berlibur di akhir tahun," katanya.
Berdasarkan data dari BPS, terdapat sepuluh negara yang menyumbang pelancong terbesar selama September 2019, yakni pelancong dari Malaysia, Jerman, Perancis, Jepang, Thailand, China, India, Amerika Serikat, Inggris dan Belanda.
"Turis yang banyak berkunjung dari benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Kemudian menyusul dari benua Eropa dan Amerika," katanya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dispar siapkan film promosi wisata guna tingkatkan kunjungan wisman ke Sulbar
02 November 2025 22:12 WIB
Kampus Kopi Sinjai buka kelas kopi untuk wisatawan di kawasan agro-eduwisata Madaya
21 October 2025 4:41 WIB
Dispar Sulbar optimalkan aplikasi Simarasa untuk tingkatkan kunjungan wisata
15 October 2025 4:29 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB