Makassar (ANTARA) - Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Makassar menyiapkan rata-rata 300 kantong darah per hari untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang tersebar di rumah sakit.

"Rata-rata pemintaan darah per hari 200 - 300 kantong per hari dan UUD PMI Makassar harus senantiasa mendorong masyarakat untuk jadi pendonor aktif untuk memenuhi permintaan itu," kata Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal MI di Makassar, Selasa.

Upaya untuk memenuhi kebutuhan darah di lapangan dilakukan dengan bekerja sama baik instansi pemerintah maupun swasta, komunitas, kampus dan masyarakat umum untuk menyiapkan stok darah di UDD PMI Makassar.

Selain itu, juga terus menyosialisasi kepada masyarakat pentingnya membantu sesama dengan mendonorkan darah , karena selain dapat membantu menyelamatkan jiwa seseorang, juga memberikan dapat kesehatan bagi pendonor yang rutin.

"Dengan berdonor, maka sel darah merah akan teregenerasi untuk menghasilkan darah baru, sehingga pendonor akan merasa tubuhnya bugar," katanya.

Hal itu diakui salah seorang donor tetap H Saparuddin yang mengaku sejak duduk di bangku SMA sudah menjadi donor.

Dia mengatakan, di usia jelang 50 tahun ini masih setia mendonorkan darahnya karena merasakan manfaatnya yang begitu besar. Selain tubuhnya tetap bugar, tekanan darahnya relatif stabil.

Pernyataan serupa dikemukakan Nani yang merupakan ibu rumah tangga. Menurut dia, persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi donor sebenarnya tidaklah susah, sepanjang menerapkan pola hidup sehat.

"Makan dengan gizi seimbang, tidur yang cukup, berolah raga dan tidak memiliki penyakit berat seperti hepatitis, TBC, diabetes, sifilis dan HIV/AIDS," katanya sembari mengimbuhkan, persyaratan lainnya minimal usia 17 tahun dan berat badan minimal 45 kilogram.

Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2024