Husler : Pelestarian seni budaya dukung program pariwisata daerah
Selasa, 28 Januari 2020 21:38 WIB
Bupati Luwu Timur H Muhammad Thoriq Husler (tiga kiri) ikut menari ketika menghadiri peringatan syukuran dua tahun kelompok Seni Reog Singo Manunggal di Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, Minggu (12/01/2020). ANTARA/HO-Pemkab Lutim
Malili (ANTARA) - Bupati Luwu Timur H Muhammad Thoriq Husler mengatakan pelestarian seni budaya dukung program pariwisata daerah.
"Sebagai kepala daerah, sudah sepantasnya saya mendukung dan turut menjaga eksistensi seni budaya itu," ucap Husler ketika menghadiri peringatan syukuran dua tahun kelompok Seni Reog Singo Manunggal di Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, Minggu (12/01/2020).
Kegiatan ini menghadirkan pertunjukan kelompok Seni Reog Manunggal yang berkolaborasi dengan kesenian Kuda Lumping Turonggo Tresno Budoyo.
Bupati berharap kesenian ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan turut serta melestarian seni budaya yang ada di Indonesia.
"Kesenian merupakan salah satu alat pemersatu. Karena ada unsur kerjasama, dan melatih kekompakan sehingga tumbuh kebersamaan. Semoga memberi manfaat yang luas," terangnya.
Menurut Husler, pentas seni budaya tradisional harus rutin dilakukan karena selain menjaga kelestariannya, seni budaya juga bisa menjadi pendongkrak Pariwisata Kabupaten Luwu Timur dan meningkatkan perekonomian di daerah.
"Kalau sering mengadakan hiburan, masyarakat akan ramai dan para pedagang pun akan berdatangan. Ini contoh sederhana untuk meningkatkan perekonomian daerah," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PMD Lutim Halsen, Direktur Rumah Sakit dr. Benny, anggota DPRD Luwu Timur Badawi, serta Camat Kalaena Alimuddin Bachtiar.
(*/Adv)
"Sebagai kepala daerah, sudah sepantasnya saya mendukung dan turut menjaga eksistensi seni budaya itu," ucap Husler ketika menghadiri peringatan syukuran dua tahun kelompok Seni Reog Singo Manunggal di Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, Minggu (12/01/2020).
Kegiatan ini menghadirkan pertunjukan kelompok Seni Reog Manunggal yang berkolaborasi dengan kesenian Kuda Lumping Turonggo Tresno Budoyo.
Bupati berharap kesenian ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan turut serta melestarian seni budaya yang ada di Indonesia.
"Kesenian merupakan salah satu alat pemersatu. Karena ada unsur kerjasama, dan melatih kekompakan sehingga tumbuh kebersamaan. Semoga memberi manfaat yang luas," terangnya.
Menurut Husler, pentas seni budaya tradisional harus rutin dilakukan karena selain menjaga kelestariannya, seni budaya juga bisa menjadi pendongkrak Pariwisata Kabupaten Luwu Timur dan meningkatkan perekonomian di daerah.
"Kalau sering mengadakan hiburan, masyarakat akan ramai dan para pedagang pun akan berdatangan. Ini contoh sederhana untuk meningkatkan perekonomian daerah," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PMD Lutim Halsen, Direktur Rumah Sakit dr. Benny, anggota DPRD Luwu Timur Badawi, serta Camat Kalaena Alimuddin Bachtiar.
(*/Adv)
Pewarta : Yul
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Warga Luwu tagih janji pemekaran: Jalan ditutup, aksi Aliansi Wija To Luwu meluas
24 January 2026 9:28 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB