Warga Mewuluk Papua rampas senjata api prajurit TNI AD
Jumat, 21 Februari 2020 21:30 WIB
Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto. (ANTARA/Evarukdijati)
Jayapura (ANTARA) - Warga Mewuluk, Kabupaten Puncak Jaya (Puja), Papua, Jumat (21/2) sekitar pukul 14.30 WIT merampas satu pucuk senjata organik jenis SS1 milik TNI AD yang dibawa anggota Satgas Apter Serda Yudistira yang sedang membangun Koramil persiapan.
"Memang benar ada laporan senjata api dirampas warga dari anggota yang nantinya akan bertugas di Koramil persiapan Mewuluk 1714-10," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto kepada ANTARA, Jumat malam.
Ia mengatakan perampasan itu terjadi saat prajurit TNI sedang mengangkat barang untuk koramil persiapan Mewuluk.
Salah seorang warga pura-pura membantu mengangkat barang lalu tiba-tiba merampas senjata tersebut dan dibawa lari.
Ketika ditanya apakah warga yang merampas adalah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), Eko mengaku belum dapat memastikan.
Belum dapat dipastikan yang mengambil apakah tergabung dalam KKB atau hanya simpatisan.
"Namun, Bupati Puncak Jaya sudah menyatakan akan berupaya membantu mengembalikan senjata api tersebut, " ujar Kol CPL Eko seraya berharap senjata api dapat segera dikembalikan karena itu milik TNI AD.
"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Bupati Puncak Jaya dapat segera terealisasi sehingga senjata api tersebut kembali," tambah Kol CPL Eko Daryanto.
"Memang benar ada laporan senjata api dirampas warga dari anggota yang nantinya akan bertugas di Koramil persiapan Mewuluk 1714-10," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto kepada ANTARA, Jumat malam.
Ia mengatakan perampasan itu terjadi saat prajurit TNI sedang mengangkat barang untuk koramil persiapan Mewuluk.
Salah seorang warga pura-pura membantu mengangkat barang lalu tiba-tiba merampas senjata tersebut dan dibawa lari.
Ketika ditanya apakah warga yang merampas adalah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), Eko mengaku belum dapat memastikan.
Belum dapat dipastikan yang mengambil apakah tergabung dalam KKB atau hanya simpatisan.
"Namun, Bupati Puncak Jaya sudah menyatakan akan berupaya membantu mengembalikan senjata api tersebut, " ujar Kol CPL Eko seraya berharap senjata api dapat segera dikembalikan karena itu milik TNI AD.
"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Bupati Puncak Jaya dapat segera terealisasi sehingga senjata api tersebut kembali," tambah Kol CPL Eko Daryanto.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KLM Nur Ainun dari Nunukan tujuan Barru Sulsel tenggelam di Selat Makassar, dua penumpang hilang
16 February 2026 19:54 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
KLM Nur Ainun dari Nunukan tujuan Barru Sulsel tenggelam di Selat Makassar, dua penumpang hilang
16 February 2026 19:54 WIB