Sekolah perbanyak pembelajaran "online" antisipasi penyebaran COVID-19
Rabu, 4 Maret 2020 18:17 WIB
Ilustrasi (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Pendiri Sekolah Cikal Najelaa Shihab mengatakan pihaknya akan memperbanyak pembelajaran "online" atau dalam jaringan (daring) untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19.
"Untuk meliburkan sekolah dalam jangka panjang Sekolah Cikal masih menunggu rekomendasi pemerintah. Meskipun begitu, proses belajar akan diperbanyak melalui pembelajaran daring pada platform www.sekolah.mu," jelas Najeela Shihab dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Dalam proses belajar daring, Najeela juga memberikan saran yakni perlunya kolaborasi orang tua dan anak dalam menjaga rutinitas, dan target belajar, agar setiap anak tetap memperoleh haknya untuk belajar.
Dalam pembelajaran daring, lanjut dia pihaknya menggandeng Sekolah.mu menggaungkan "Blended Learning" bagi setiap murid untuk mencapai kompetensi dan meraih prestasi di masa depan.
"Upaya ini juga merupakan salah satu bentuk nyata Merdeka Belajar dengan akses pembelajaran terintegrasi digital dengan struktur kurikulum yang personal dan fleksibel," lanjut dia.
Meskipun begitu, Najelaa tetap menekankan pentingnya mengawasi dan meningkatkan kualitas konten dan program belajar berbasis digital yang dijalani anak untuk mendukung pengembangan kompetensi.
"Kualitas konten dan program digital yang dijalani anak juga perlu dikurasi oleh orang tua agar benar-benar mendukung kompetensi dan kurikulum sekolah," tambah dia.
Direktur Akademik Sekolah Cikal, Tari Sandjojo, memaparkan bahwa kesiapan sekolahnya salam menanggulangi kondisi virus COVID-19 telah dimulai dengan memberikan himbauan pada orang tua untuk tidak panik, dan tetap bertahan pada upaya pencegahannya di sekolah dan rumah.
“Kami mulai dengan pertimbangan bahwa secara umum menghindari kerumunan orang akan menghindarkan kita dari kemungkinan tertular, mengingat orang yang terinfeksi mungkin saja tidak menunjukkan gejala," lanjut Tari.
"Untuk meliburkan sekolah dalam jangka panjang Sekolah Cikal masih menunggu rekomendasi pemerintah. Meskipun begitu, proses belajar akan diperbanyak melalui pembelajaran daring pada platform www.sekolah.mu," jelas Najeela Shihab dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Dalam proses belajar daring, Najeela juga memberikan saran yakni perlunya kolaborasi orang tua dan anak dalam menjaga rutinitas, dan target belajar, agar setiap anak tetap memperoleh haknya untuk belajar.
Dalam pembelajaran daring, lanjut dia pihaknya menggandeng Sekolah.mu menggaungkan "Blended Learning" bagi setiap murid untuk mencapai kompetensi dan meraih prestasi di masa depan.
"Upaya ini juga merupakan salah satu bentuk nyata Merdeka Belajar dengan akses pembelajaran terintegrasi digital dengan struktur kurikulum yang personal dan fleksibel," lanjut dia.
Meskipun begitu, Najelaa tetap menekankan pentingnya mengawasi dan meningkatkan kualitas konten dan program belajar berbasis digital yang dijalani anak untuk mendukung pengembangan kompetensi.
"Kualitas konten dan program digital yang dijalani anak juga perlu dikurasi oleh orang tua agar benar-benar mendukung kompetensi dan kurikulum sekolah," tambah dia.
Direktur Akademik Sekolah Cikal, Tari Sandjojo, memaparkan bahwa kesiapan sekolahnya salam menanggulangi kondisi virus COVID-19 telah dimulai dengan memberikan himbauan pada orang tua untuk tidak panik, dan tetap bertahan pada upaya pencegahannya di sekolah dan rumah.
“Kami mulai dengan pertimbangan bahwa secara umum menghindari kerumunan orang akan menghindarkan kita dari kemungkinan tertular, mengingat orang yang terinfeksi mungkin saja tidak menunjukkan gejala," lanjut Tari.
Pewarta : Indriani
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
19 lapak PKL ditertibkan setelah 20 tahun berjualan di trotoar jalan Sultan Alauddin Makassar
29 January 2026 4:34 WIB
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Mahasiswa dari 19 negara hadiri International Student Festival 2025 di Makassar
08 September 2025 19:25 WIB
Istana: Tarif impor AS untuk produk Indonesia jadi 19 persen lebih rendah se-Asia
16 July 2025 13:15 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB