Makassar (ANTARA News) - Wakil Menteri Pertahanan dan Keamanan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin di Makassar, Selasa, melakukan pemeriksaan proses pelaksanaan dan pengendalian pengalihan bisnis TNI di seluruh jajaran Kodam VII Wirabuana.
Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memastikan semua sudah sesuai konteks dan telah mengikuti amanat undang-undang yang dikeluarkan pemerintah dalam penerapannya di Sulsel.
Sesuai amanat Undang-Undang TNI sudah harus menyesuaikan tata cara berkoperasi. Ia juga memeriksa keberadaan yayasan yang dikelola TNI.
Yayasan yang dibentuk TNI tidak lagi dipimpin pejabat yang masih aktif serta tidak ada lagi unit kerja yayasan yang berinteraksi bisnis kecuali untuk misi sosial.
Ia menambahkan, keberadaan yayasan masih dipertahankan untuk mengelola sekolah, sarana pendidikan, serta aktivitas yang berkaitan dengan aksi sosial.
"Tidak ada lagi melihat TNI berkoperasi sebagai kontraktor atau pengembang. Harus fokus untuk kesejahteraan prajurit," ujarnya.
Sesuai regulasi, katanya, ada sanksi bagi aparat yang melegalkan bisnis yang dikelola resmi institusi TNI.
"Yang kita bisa pastikan, TNI akan menghormati semua keputusan regulasi yang ada. Tentu kontrol sosial masyarakat dan media massa sangat penting untuk bersama-sama menempatkan TNI sesuai porsinya sebagai pertahanan negara,"ujarnya. (T.KR-RY/S016)
Wamenhan Pastikan Proses Pengalihan Bisnis TNI
Rabu, 14 Juli 2010 13:17 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
NasDem : Din Syamsuddin mendukung pasangan Anies-Muhaimin pada Pilpres 2024
07 November 2023 5:52 WIB, 2023
Din Syamsuddin menyinggung pencapresan Anies saat kunjungan Presiden PKS
23 May 2023 18:39 WIB, 2023
Presiden PKS bertemu Din Syamsuddin bahas pendamping Anies di Pilpres 2024
23 May 2023 18:19 WIB, 2023
Kaleidoskop: Perkara korupsi di Pengadilan Jakarta yang menarik publik
31 December 2022 14:53 WIB, 2022
Pengamat : Capres nasionalis-religius masih berpeluang pada Pilpres 2024
26 October 2022 16:16 WIB, 2022
Din Syamsuddin mengajak umat lintas agama bangun peradaban dunia baru pascapandemi
26 October 2022 11:45 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Cegah banjir, BBWS Pompengan Jeneberang upayakan fungsi kanal tetap optimal
12 February 2026 20:19 WIB