Pasien COVID-19 sembuh di Sumut berkisah intinya jangan panik
Selasa, 7 April 2020 14:12 WIB
Ori Kurniawan, pasien kedua positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh di Provinsi Sumatera Utara. (ANTARA/HO)
Medan (ANTARA) - Ori Kurniawan, merupakan pasien kedua positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh di Provinsi Sumatera Utara.
Ori akhirnya diperbolehkan pulang, setelah beberapa hari diisolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan.
Pria yang berprofesi sebagai ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, tampil ke publik dengan membawa kisahnya melawan virus yang berasal dari kota Wuhan, China.
Bermula dari kepulangannya dari kota Jakarta, Ori mulai merasakan ada yang bermasalah dengan kondisi kesehatannya. Ia pun memberanikan diri untuk melakukan pengecekan tes COVID-19.
Betapa terkejutnya Ori ketika hasil tes menyatakan bahwa dirinya positif terpapar virus corona.
"Saya langsung shock, mau gimana-gimana panik." katanya kepada wartawan, Selasa.
Tak berapa lama, pihak RSUP Haji Adam Malik menjemput Ori dari kediamannya, dan dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani perawatan intensif di ruang diisolasi.
"Pagi dikasih makan, siang dikasih makan, malam juga. dari pagi kita dicek tensi darah, cek suhu panas badan kita, cek juga oksigen yang ada di otak kita," ujarnya.
Saat diisolasi bersama beberapa pasien positif COVID-19 lainnya di rumah sakit tersebut, Ori mengaku bahwa dirinya masih merasakan shock. Namun, tekadnya melawan virus tersebut jauh lebih besar dari ketakutannya itu.
Doa serta dukungan yang terus disampaikan oleh kerabat dan teman-temannya membuat Ori semakin yakin bahwa dirinya bisa sembuh.
"Semuanya men-support. Saya yakin bisa sembuh, karena tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali kematian," ujarnya.
Kepanikan Ori perlahan juga mulai surut setelah dirinya mencoba untuk lebih tenang menghadapi kenyataan bahwa dirinya terpapar virus tersebut.
"Intinya jangan panik, karena kalau kita panik daya tahan tubuh kita menurun. Dan jangan lupa tetap berdoa kepada Allah," ujarnya.
Setelah beberapa hari menjalani perawatan, akhirnya pihak RSUP Haji Adam Malik menyatakan bahwa Ori dinyatakan sembuh dari virus corona dan diperbolehkan pulang.
Ori akhirnya diperbolehkan pulang, setelah beberapa hari diisolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan.
Pria yang berprofesi sebagai ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, tampil ke publik dengan membawa kisahnya melawan virus yang berasal dari kota Wuhan, China.
Bermula dari kepulangannya dari kota Jakarta, Ori mulai merasakan ada yang bermasalah dengan kondisi kesehatannya. Ia pun memberanikan diri untuk melakukan pengecekan tes COVID-19.
Betapa terkejutnya Ori ketika hasil tes menyatakan bahwa dirinya positif terpapar virus corona.
"Saya langsung shock, mau gimana-gimana panik." katanya kepada wartawan, Selasa.
Tak berapa lama, pihak RSUP Haji Adam Malik menjemput Ori dari kediamannya, dan dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani perawatan intensif di ruang diisolasi.
"Pagi dikasih makan, siang dikasih makan, malam juga. dari pagi kita dicek tensi darah, cek suhu panas badan kita, cek juga oksigen yang ada di otak kita," ujarnya.
Saat diisolasi bersama beberapa pasien positif COVID-19 lainnya di rumah sakit tersebut, Ori mengaku bahwa dirinya masih merasakan shock. Namun, tekadnya melawan virus tersebut jauh lebih besar dari ketakutannya itu.
Doa serta dukungan yang terus disampaikan oleh kerabat dan teman-temannya membuat Ori semakin yakin bahwa dirinya bisa sembuh.
"Semuanya men-support. Saya yakin bisa sembuh, karena tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali kematian," ujarnya.
Kepanikan Ori perlahan juga mulai surut setelah dirinya mencoba untuk lebih tenang menghadapi kenyataan bahwa dirinya terpapar virus tersebut.
"Intinya jangan panik, karena kalau kita panik daya tahan tubuh kita menurun. Dan jangan lupa tetap berdoa kepada Allah," ujarnya.
Setelah beberapa hari menjalani perawatan, akhirnya pihak RSUP Haji Adam Malik menyatakan bahwa Ori dinyatakan sembuh dari virus corona dan diperbolehkan pulang.
Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB