Saham Prancis menanjak dengan indeks CAC 40 terangkat 1,73 persen
Selasa, 14 Juli 2020 4:40 WIB
Ilusterasi - Indeks pasar saham Prancis CAC 40 akan naik. ANTARA/Shutterstocks/pri.
Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis ditutup naik tajam pada perdagangan Senin (13/7), memperpanjang kenaikan akhir pekan lalu dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 1,73 persen atau atau 85,75 poin, menjadi menetap di 5.056,23 poin.
Indeks CAC 40 menguat 1,01 persen atau 49,47 poin menjadi 4.970,48 poin pada perdagangan Jumat (10/7), bangkit dari penurunan 1,21 persen atau 60,12 poin menjadi 4.921,01 poin pada Kamis (9/7) dan kemerosotan selama 2 hari sebelumnya.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40, sebanyak 35 saham membukukan keuntungan dan lima saham lainnya mengalami kerugian.
Perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal S.A. melambung 4,87 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan raksasa aeronautika Prancis Safran yang melonjak 4,03 persen, serta kelompok perusahaan produsen pesawat terbang multinasional Eropa Airbus naik 3,67 persen.
Sementara itu, perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya kehilangan 0,60 persen.
Disusul oleh saham perusahaan perawatan pribadi Prancis L'Oreal yang melemah 0,28 persen, dan perusahaan produsen ban Prancis Michelin turun 0,26 persen.
Indeks CAC 40 menguat 1,01 persen atau 49,47 poin menjadi 4.970,48 poin pada perdagangan Jumat (10/7), bangkit dari penurunan 1,21 persen atau 60,12 poin menjadi 4.921,01 poin pada Kamis (9/7) dan kemerosotan selama 2 hari sebelumnya.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40, sebanyak 35 saham membukukan keuntungan dan lima saham lainnya mengalami kerugian.
Perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal S.A. melambung 4,87 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan raksasa aeronautika Prancis Safran yang melonjak 4,03 persen, serta kelompok perusahaan produsen pesawat terbang multinasional Eropa Airbus naik 3,67 persen.
Sementara itu, perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya kehilangan 0,60 persen.
Disusul oleh saham perusahaan perawatan pribadi Prancis L'Oreal yang melemah 0,28 persen, dan perusahaan produsen ban Prancis Michelin turun 0,26 persen.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland
16 January 2026 18:10 WIB
Menkeu Prancis ingatkan AS, Greenland negara berdaulat tak boleh dipermainkan
16 January 2026 16:18 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
PLN UIP Sulawesi terima hasil pengadaan lahan GITET 275 kV Kendari dari BPN
06 February 2026 19:56 WIB