
Investasi Singapura di Sulsel tembus Rp500 miliar

Makassar (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat nilai investasi Singapura di Sulsel tembus Rp500 miliar.
Kepala DPMPTSP Sulsel Asrul Sani di Makassar, Selasa, mengatakan kontribusi investasi Singapura di Sulawesi Selatan saat ini masih sangat potensial untuk terus dikembangkan.
Di tingkat daerah, Sulawesi Selatan memandang Singapura sebagai mitra strategis dan sahabat dekat, terutama dalam pengembangan ekonomi, inovasi, serta pertukaran pengetahuan.
“Dari segi investasi, Singapura ini sangat mendukung dan potensial untuk terus dijajaki serta dikembangkan kerja samanya antara Singapura dengan Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan,” jelasnya usai menerima perwakilan Kedutaan Singapura.
Ia menjelaskan, Sulawesi Selatan memiliki potensi investasi yang luas, mulai dari sektor hortikultura yang mencakup pertanian, perkebunan, dan kehutanan hingga perikanan dan kelautan.
Begitupun dari sektor pariwisata, sumber daya mineral dan non-mineral, energi terbarukan serta pengembangan infrastruktur dan sektor strategis lainnya.
Embassy of the Republic of Singapore–Jakarta yang diwakili First Secretary (Political) Malik Vickland, mengatakan pihaknya berharap semakin banyak perusahaan Singapura yang menanamkan modal di Sulawesi Selatan.
Ia mencontohkan, di Kota Makassar telah terdapat sejumlah investasi Singapura, salah satunya jaringan restoran cepat saji 4Fingers Crispy Chicken.
“Untuk itu kami berharap agar ada lagi perusahaan yang datang untuk investasi,” katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
