Makassar (ANTARA News) - Pengprov Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia(PTSI) Sulawesi Selatan segera membentuk tim bayangan menghadapi Pra Pon yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan.

Keputusan Pengprov PTSI Sulsel untuk mempersiapkan diri lebih awal tak lepas dari keinginan untuk meraih hasil maksimal. Bahkan jika atlet yang disiapkan ternyata mampu membuktikan kualitas, maka dipastikan akan kembali diterjunkan dalam kejuaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) mendatang.

Pelatih Sepak Takraw Sulsel, M Amkar di Makassar, menjelaskan, meskipun jadwal PON masih terbilang lama. Namun hal itu bukan alasan untuk menunda persiapan. Maklum tim takraw Sulsel telah berkomitmen memperbaiki prestasi yang dicapai sebelumnya.

Pada PON XVII Kaltim lalu, tim takraw Sulsel memang telah berhasil mempersembahkan sejumlah prestasi diantaranya dengan sukses meraih dua emas, satu perak dan empat perunggu. Prestasi inilah yang coba dipertahankan bahkan ditingkatkan pada PON yang akan datang.

"Saya kira tidak ada istilah terlalu cepat jika ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Makanya kita telah merencanakan untuk segera membentuk tim bayangan yang lebih matang," tutur Amkar.

Menghadapi Pra Pon mendatang, tim takraw Sulsel akan menyiapkan sekitar 12 atlet terbaik yang dimiliki. Seluruh atlet ini tentu merupakan atlet yang telah masuk tim bayangan. Makanya pihaknya tetap berharap agar setiap atlet bisa menunjukkan kualitasnya pada sejumlah kesempatan, termasuk pada kejuaraan Porda Pangkep yang akan segera digelar.

Dengan memperlihatkan kualitas yang maksimal, maka para atlet berpeluang besar untuk mewakili Sulsel di pentas nasional bahkan internasional.

"pada kejuaraan nanti juga akan dipertandingkan nomor hok. Makanya kita berupaya menyiapkan lebih banyak atlet. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bisa memberikan hasil yang memuaskan sekaligus mengharumkan nama Sulsel di kancah nasional," ungkapnya. 
(T.pso-102/F003)Â