Makassar Gagal Patahkan Dominasi Gowa di Porda
Sabtu, 13 November 2010 22:01 WIB
Pangkep, Sulsel (ANTARA Nes) - Pengcab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Makassar gagal mematahkan dominasi Kabupaten Gowa pada kejuaraan Pekan Olahraga Daerah ( Porda) XIV Pangkep, 6-13 November mendatang.
Kontingen Makassar untuk cabang bulutangkis hanya mampu berada diposisi kedua dengan raihan satu emas, dua perak dan tujuh perunggu. Sedangkan Gowa mampu yang mendominasi sejak babak penyisihan akhirnya tampil sebagai juara umum dengan koleksi medali lima emas, empat perak dan dua perunggu.
Sedangkan posisi ketiga diraih tuan rumah Pangkep yang berhasil mempersembahkan semas dan perunggu sebanyak satu medali. Untuk empat kontingen lain berada dibawah yakni Palopo( satu perak dan satu perunggu), Barru, Sidrap dan Pare-pare yang masing-masing meraih satu perunggu.
Hasil yang diperoleh kontingen Makassar tentu sangat mengecewakan bagi Pencab PBSI Makassar. Maklum, pada porda kali ini PBSI Sulsel berharap bisa mengungguli kontingen Gowa yang mendominasi sejak 10 tahun terakhir.
Bahkan Ketua Pengcab PBSI Makassar, Idris Manggabarani sebelumnya sangat optimis bahwa Makassar mampu bersaing mengingat perkembangan atlet Makassar yang cukup pesat belakangan ini.
Selain itu, rasa percaya diri itu karena Makassar mengandalkan atlet yang rata-rata berusia 17 tahun.
"Dengan komitmen kita mencetak atlet berkualitas, membuka peluang untuk mematahkan domina Gowa yang puluhan tahun menjadi penguasa. Pada kejuaraan Porda nanti, mudah-mudahan kita bisa kembali meraih juara umum," jelas Idris Manggabarani.
Menghadapi kejuaraan Porda Pangkep, PBSI Makassar menurunkan sekitar 12 atlet terbaik yang dimiliki. Seluruh atlet terdiri putra dan putri yang jumlahnya masing-masing enam atlet.
(T.pso-102/A020)
Kontingen Makassar untuk cabang bulutangkis hanya mampu berada diposisi kedua dengan raihan satu emas, dua perak dan tujuh perunggu. Sedangkan Gowa mampu yang mendominasi sejak babak penyisihan akhirnya tampil sebagai juara umum dengan koleksi medali lima emas, empat perak dan dua perunggu.
Sedangkan posisi ketiga diraih tuan rumah Pangkep yang berhasil mempersembahkan semas dan perunggu sebanyak satu medali. Untuk empat kontingen lain berada dibawah yakni Palopo( satu perak dan satu perunggu), Barru, Sidrap dan Pare-pare yang masing-masing meraih satu perunggu.
Hasil yang diperoleh kontingen Makassar tentu sangat mengecewakan bagi Pencab PBSI Makassar. Maklum, pada porda kali ini PBSI Sulsel berharap bisa mengungguli kontingen Gowa yang mendominasi sejak 10 tahun terakhir.
Bahkan Ketua Pengcab PBSI Makassar, Idris Manggabarani sebelumnya sangat optimis bahwa Makassar mampu bersaing mengingat perkembangan atlet Makassar yang cukup pesat belakangan ini.
Selain itu, rasa percaya diri itu karena Makassar mengandalkan atlet yang rata-rata berusia 17 tahun.
"Dengan komitmen kita mencetak atlet berkualitas, membuka peluang untuk mematahkan domina Gowa yang puluhan tahun menjadi penguasa. Pada kejuaraan Porda nanti, mudah-mudahan kita bisa kembali meraih juara umum," jelas Idris Manggabarani.
Menghadapi kejuaraan Porda Pangkep, PBSI Makassar menurunkan sekitar 12 atlet terbaik yang dimiliki. Seluruh atlet terdiri putra dan putri yang jumlahnya masing-masing enam atlet.
(T.pso-102/A020)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih ungkap faktor kekalahan Fajar/Rian dari pasangan India pada final Korea Open
23 July 2023 19:42 WIB, 2023
All England 2022 - Kontingen timnas bulu tangkis Indonesia bertolak ke Birmingham
11 March 2022 6:20 WIB, 2022
PON Papua - PBSI Sulsel pulangkan atlet untuk gabung pelatda di Makassar
01 September 2021 10:58 WIB, 2021