Logo Header Antaranews Makassar

Ratusan atlet perebutkan juara Sirnas di Makassar

Sabtu, 14 Juli 2018 12:37 WIB
Image Print
Ketua Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi (FOTO/Dokumentasi)
Hadiah pada penyelenggaraan sebelumnya hanya sebesar Rp200 juta, kemudian naik menjadi Rp225 juta dan sekarang Rp280 juta. Oleh karenanya, event ini sangat bergengsi, apalagi diikuti atlet-atlet hebat Tanah Air, bahkan ada kabar peserta dari luar neg

Makassar (Antaranews Sulsel) - Ratusan atlet bulu tangkis menyatakan kesiapannya ambil bagian dalam perebutan juara di ajang bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) di GOR Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan pada 6-11 Agustus 2018.

Ketua Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi di Makassar, Sabtu mengatakan saat ini sudah ada 121 atlet dari berbagai klub bulu tangkis dan daerah di Tanah Air yang mendaftar untuk ambil bagian dalam Sirnas.

"Jumlah peserta masih akan terus bertambah mengingat pendaftaran `online` atau dalam jaringan kita buka hingga 23 Juli nanti,"katanya.

Ia menjelaskan untuk pelaksanaan Sirnas seri Sulsel ditargetkan bisa diikuti sebanyak 500 peserta. Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah peserta pada tahun sebelumnya.

Devo berharap atlet-atlet bulu tangkis yang akan tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Pinrang nanti bisa memanfaatkan Sirnas 2018 sebagai ajang pemanasan untuk mengukur kemampuan terbaik sebelum berlaga di pertandingan sebenarnya.

"Untuk itu kami sangat berharap agar seluruh atlet di Sulsel ikut berpartisipasi dan memeriahkan pelaksanaan Sirnas 2018," ujarnya.?

Sementara itu, pelaksanaan Sirnas tahun ini menawarkan hadiah lebih besar dari sebelumnya. Hadiah total yang diperebutkan dalam Sirnas 2018 sebesar Rp280 juta, dimana hadiah untuk kategori kelompok umur Rp60 juta dan Dewasa Rp220 Juta.

"Hadiah pada penyelenggaraan sebelumnya hanya sebesar Rp200 juta, kemudian naik menjadi Rp225 juta dan sekarang Rp280 juta. Oleh karenanya, event ini sangat bergengsi, apalagi diikuti atlet-atlet hebat Tanah Air, bahkan ada kabar peserta dari luar negeri ikut serta," katanya.



Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026