
Sabalenka tersingkir di perempatfinal French Open

Jakarta (ANTARA) - Unggulan teratas Aryna Sabalenka terhenti pada perempat final French Open, Rabu, setelah kalah 3-6, 7-5, 6-0 dalam waktu 2 jam 12 menit dari unggulan ke-25 Diana Shnaider.
Kemenangan Shnaider mengakhiri enam semifinal Grand Slam berturut-turut petenis No.1 dunia itu.
"Kondisi sulit dengan angin, pertama kali bermain melawan Aryna, sangat gugup," kata Shnaider seperti dikutip laman WTA.
"Perempat final untuk pertama kalinya, tentu saja sangat menegangkan."
Petenis berusia 22 tahun itu tampil dalam perempat final Grand Slam pertamanya dan menghadapi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya.
Saat angin berhembus kencang di sekitar Lapangan Philippe-Chatrier, ia menguasai kondisi dan menghadapi momen tersebut untuk melakukan debut semifinal Grand Slam-nya.
Dari kedudukan 6-3, 4-1, Shnaider menghasilkan pukulan winner beruntun untuk memenangi 12 dari 13 gim berikutnya, dan 10 gim terakhir secara beruntun dari kedudukan 5-3.
Sebaliknya, kendali Sabalenka hilang saat melakukan 57 kesalahan sendiri -- 17 di antaranya pada gim penentu, pertama kalinya ia kalah 0-6 sejak set ketiga pada babak kedua Dubai 2024 melawan Donna Vekic.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
