Cuaca Buruk Berdampak Kenaikan Harga Ikan
Sabtu, 15 Januari 2011 22:09 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Cuaca buruk di perairan Provinsi Sulawesi Barat berdampak terjadinya kenaikan harga ikan di pasaran Kota Mamuju.
Mama Manda, salah seorang juragan nelayan di Mamuju, Sabtu, mengatakan, hasil tangkapan ikan nelayan di Mamuju berkurang karena cuaca buruk di Perairan sulawesi sejak sepekan terakhir.
Ia mengatakan, cuaca buruk di Perairan Sulawesi yang membuat terjadinya gelombang tinggi di laut hingga tiga meter membuat nelayan sulit menangkap ikan.
"Tangkapan ikan yang biasanya lebih dari 1.000 ekor untuk setiap kapal nelayan, kini menurun menjadi sekitar 300 ekor untuk setiap nelayan karena cuaca buruk itu," katanya.
Itulah sebabnya, kata dia, harga ikan yang dijual pedagang dipasaran Kota Mamuju harganya naik.
Harga ikan jenis layang yang sebelumnya dijual sekitar Rp10.000 untuk empat ekor mengalami kenaikan menjadi Rp20.000 untuk empat ekornya.
Begitu juga dengan Ikan Katombo dan Ikan Tapilalang yang sebelumnya dijual Rp10.000 untuk delapan ekor naik menjadi Rp20.000, kemudian ikan Turingan yang sebelumnya Rp5.000 per ekor naik menjadi Rp10.000 per ekor.
Bambang, salah seorang pedagang mengaku, terpaksa menaikkan harga ikan meskipun dikeluhkan masyarakat, karena tidak mau rugi akibat menjual murah ikan yang sulit didapatkan dari nelayan.
"Keuntungan kami menjual ikan akan berkurang dan sedikit kalau mengikuti harga biasa karena stok ikan pedagang sangat minim, jadi masyarakat juga harus memahami posisi pedagang," katanya. (T.KR-MFH/F003)
Mama Manda, salah seorang juragan nelayan di Mamuju, Sabtu, mengatakan, hasil tangkapan ikan nelayan di Mamuju berkurang karena cuaca buruk di Perairan sulawesi sejak sepekan terakhir.
Ia mengatakan, cuaca buruk di Perairan Sulawesi yang membuat terjadinya gelombang tinggi di laut hingga tiga meter membuat nelayan sulit menangkap ikan.
"Tangkapan ikan yang biasanya lebih dari 1.000 ekor untuk setiap kapal nelayan, kini menurun menjadi sekitar 300 ekor untuk setiap nelayan karena cuaca buruk itu," katanya.
Itulah sebabnya, kata dia, harga ikan yang dijual pedagang dipasaran Kota Mamuju harganya naik.
Harga ikan jenis layang yang sebelumnya dijual sekitar Rp10.000 untuk empat ekor mengalami kenaikan menjadi Rp20.000 untuk empat ekornya.
Begitu juga dengan Ikan Katombo dan Ikan Tapilalang yang sebelumnya dijual Rp10.000 untuk delapan ekor naik menjadi Rp20.000, kemudian ikan Turingan yang sebelumnya Rp5.000 per ekor naik menjadi Rp10.000 per ekor.
Bambang, salah seorang pedagang mengaku, terpaksa menaikkan harga ikan meskipun dikeluhkan masyarakat, karena tidak mau rugi akibat menjual murah ikan yang sulit didapatkan dari nelayan.
"Keuntungan kami menjual ikan akan berkurang dan sedikit kalau mengikuti harga biasa karena stok ikan pedagang sangat minim, jadi masyarakat juga harus memahami posisi pedagang," katanya. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Pesawat Batik Air tujuan Lubuklinggau putar balik ke Soetta akibat cuaca buruk
29 June 2025 15:35 WIB, 2025
Enam penerbangan tujuan Manado dialihkan ke Gorontalo akibat cuaca buruk
23 March 2025 14:00 WIB, 2025
BBMKG : Siklon Tropis Sean berdampak hujan sedang hingga lebat di Bali
20 January 2025 11:33 WIB, 2025
BMKG prakirakan seluruh kota besar di Indonesia diguyur hujan pada Selasa
14 January 2025 7:43 WIB, 2025
Cuaca buruk empat pesawat gagal mendarat di Bandara Ternate, termasuk dari Makassar
15 December 2024 18:48 WIB, 2024
BMKG mengingatkan potensi curah hujan ekstrem saat mudik Natal-Tahun Baru
04 December 2024 14:20 WIB, 2024
ASDP tutup sementara tiga rute penyeberangan dari Kupang karena cuaca buruk
04 July 2024 12:44 WIB, 2024