Relawan Gusdurian bangun huntara untuk pengungsi Majene
Senin, 15 Maret 2021 4:24 WIB
Relawan gusdurian membangun hunian sementara (Huntara) untuk para pengungsi korban Gempa Bumi di Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat, (14/3/2021) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Relawan Gusdurian membangun hunian sementara (Huntara) untuk para pengungsi korban gempa bumi di Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat.
"Relawan Gusdurian telah memberikan bantuan korban gempa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene sejak masa tanggap darurat sampai masa transisi pemulihan bencana gempa 6,2 magnitudo di Kabupaten Majene," kata ketua relawan Gusdurian, Ketua Umum Gusdurian A’ak Abdullah Al-Kudus, di Majene, Minggu (14/3).
Ia mengatakan, selanjutnya relawan gusdurian membantu pengunsi Majene dengan membangun Huntara yang dibuat dari bahan kayu dengan desain rumah panggung.
"Sebanyak 120 Kepala Keluarga pengunsi Majene diperuntukkan huntara yang berdiri berjejer di dusun Aholeang dan Rui, huntara lilengkapi fasilitas Listrik dan MCK serta air bersih," katanya.
Menurut dia, huntara yang dibangun memiliki ukuran 4×6 meter dengan desain rumah panggung agar pengungsi dapat hidup bersih dan sehat, dengan bahan utama dari kayu dengan dinding Calsiboard serta menggunakan atap seng.
Ia mengatakan, desain rumah panggung dibuat untuk mewaspadai hewan liar seperti ular yang berkeliaran dan bisa saja masuk ke dalam huntara jika hunian dibangun dengan menempel di tanah.
Kepala Dusun Aholeang Desa Mekkatta Lukman, mengatakan, huntara tersebut nyaman dan aman, dan sesuai desain rumah adat di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, huntara yang dibangun tersebut dapat dimiliki permanen masyarakat atau digunakan menjadi fasilitas masyakarat.
"Huntara tersebut bisa menjadi tempat kegiatan keagaamaan dan bisa digunakan untuk aset ekonomi misalnya usaha potong rambut, ketika masyarakat tidak lagi mengungsi," katanya.
"Relawan Gusdurian telah memberikan bantuan korban gempa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene sejak masa tanggap darurat sampai masa transisi pemulihan bencana gempa 6,2 magnitudo di Kabupaten Majene," kata ketua relawan Gusdurian, Ketua Umum Gusdurian A’ak Abdullah Al-Kudus, di Majene, Minggu (14/3).
Ia mengatakan, selanjutnya relawan gusdurian membantu pengunsi Majene dengan membangun Huntara yang dibuat dari bahan kayu dengan desain rumah panggung.
"Sebanyak 120 Kepala Keluarga pengunsi Majene diperuntukkan huntara yang berdiri berjejer di dusun Aholeang dan Rui, huntara lilengkapi fasilitas Listrik dan MCK serta air bersih," katanya.
Menurut dia, huntara yang dibangun memiliki ukuran 4×6 meter dengan desain rumah panggung agar pengungsi dapat hidup bersih dan sehat, dengan bahan utama dari kayu dengan dinding Calsiboard serta menggunakan atap seng.
Ia mengatakan, desain rumah panggung dibuat untuk mewaspadai hewan liar seperti ular yang berkeliaran dan bisa saja masuk ke dalam huntara jika hunian dibangun dengan menempel di tanah.
Kepala Dusun Aholeang Desa Mekkatta Lukman, mengatakan, huntara tersebut nyaman dan aman, dan sesuai desain rumah adat di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, huntara yang dibangun tersebut dapat dimiliki permanen masyarakat atau digunakan menjadi fasilitas masyakarat.
"Huntara tersebut bisa menjadi tempat kegiatan keagaamaan dan bisa digunakan untuk aset ekonomi misalnya usaha potong rambut, ketika masyarakat tidak lagi mengungsi," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa Magnitudo 7,1 guncang Melonguane Sulawesi Utara, tidak berpotensi tsunami
11 January 2026 6:36 WIB
Gempa magnitudo 3,9 di Gayo Lues Aceh akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra
25 December 2025 23:00 WIB
Gempa magnitudo 5,6 di Ternate akibat deformasi batuan Lempeng Laut Maluku
21 December 2025 22:00 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemendiktisaintek tetapkan UMI Makassar jadi pengelola KNB Scholarship 2026
29 January 2026 4:24 WIB
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB