Perusahaan Tambang Galian C Tommo Mamuju Tutup
Senin, 7 Maret 2011 12:58 WIB
Mamuju (ANTARA News) - PT. Wika Wijaya Karya, salah satu perusahaan tambang galian C yang beroperasi di Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, untuk sementara ditutup setelah pemerintah menarik Izin Usaha Pertambangan yang mereka kantongi.
Supriadi, salah seorang tokoh pemuda Tommo di Mamuju, Senin, membenarkan bahwa pemerintah melakukan penarikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) karena menyalahi titik koordinat yang menjadi kawasan areal penambangan.
Menurutnya, itu dilakukan para anggota dewan yang tergabung dalam komisi II pascreses beberapa pekan lalu yang menemukan adanya kejanggalan khususnya titik koordinat yang tertuang dalam izin yang dikeluarkan oleh Bapedalda dan Distamben.
"Pihak perusahaan melakukan penambangan sekitar radius satu kilometer dari titik koordinat yang ditentukan oleh pemerintah. Makanya, para anggota komisi II DPRD Mamuju merekomendasikan agar pemerintah menarik sementara untuk dilakukan perbaikan,"kata dia.
Ia mengemukakan, aktifitas penambangan yang dilakukan pihak perusahaan telah menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius.
Salah satu dampak yang telah dirasakan warga , kata dia, yakni jebolnya bendungan Tommo yang dibangun oleh pemerintah sehingga saat banjir datang , ratusan hektare tanaman padi dan tanaman kebun petani menjadi terendam banjir.
Supriadi menerangkan, selain itu jebolnya bendungan ini mengancam ratusan pemukiman warga akibat banjir kiriman yang terjadi.
"Banyak dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat termasuk terjadinya erosi sepanjang bantaran sungai sehingga banyak tanaman kakao maupun kelapa dalam ikut rusak,"jelasnya.
Dikatakannya, mestinya tambang galian C ini dialihkan di atas bendungan sehingga tidak menimbulkan dampak yang buruk sekaligus melakukan normalisasi Sungai Tommo.
(T.KR-ACO/Y006)
Supriadi, salah seorang tokoh pemuda Tommo di Mamuju, Senin, membenarkan bahwa pemerintah melakukan penarikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) karena menyalahi titik koordinat yang menjadi kawasan areal penambangan.
Menurutnya, itu dilakukan para anggota dewan yang tergabung dalam komisi II pascreses beberapa pekan lalu yang menemukan adanya kejanggalan khususnya titik koordinat yang tertuang dalam izin yang dikeluarkan oleh Bapedalda dan Distamben.
"Pihak perusahaan melakukan penambangan sekitar radius satu kilometer dari titik koordinat yang ditentukan oleh pemerintah. Makanya, para anggota komisi II DPRD Mamuju merekomendasikan agar pemerintah menarik sementara untuk dilakukan perbaikan,"kata dia.
Ia mengemukakan, aktifitas penambangan yang dilakukan pihak perusahaan telah menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius.
Salah satu dampak yang telah dirasakan warga , kata dia, yakni jebolnya bendungan Tommo yang dibangun oleh pemerintah sehingga saat banjir datang , ratusan hektare tanaman padi dan tanaman kebun petani menjadi terendam banjir.
Supriadi menerangkan, selain itu jebolnya bendungan ini mengancam ratusan pemukiman warga akibat banjir kiriman yang terjadi.
"Banyak dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat termasuk terjadinya erosi sepanjang bantaran sungai sehingga banyak tanaman kakao maupun kelapa dalam ikut rusak,"jelasnya.
Dikatakannya, mestinya tambang galian C ini dialihkan di atas bendungan sehingga tidak menimbulkan dampak yang buruk sekaligus melakukan normalisasi Sungai Tommo.
(T.KR-ACO/Y006)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim gabungan duga beberapa titik persawahan jadi tambang galian C ilegal di Gowa
21 May 2025 5:05 WIB
Gubernur Sulsel : Rekonstruksi Jalan Yasin Limpo di Gowa masuki tahap galian
15 May 2023 22:32 WIB, 2023
Danny Pomanto tepis isu banjir Makassar diakibatkan oleh reklamasi dan galian
14 February 2023 22:58 WIB, 2023
Empat penambang emas tradisional tewas dalam lubang galian di Lebong Bengkulu
08 September 2022 13:19 WIB, 2022
Lima orang penambang emas di Bombana meninggal tertimbun di lubang galian
24 November 2021 16:10 WIB, 2021
Ketua DPD RI minta Pemkab Barru hentikan sementara aktivitas tambang yang diprotes warga
28 June 2021 17:19 WIB, 2021
Gubernur Sulsel : Sedimentasi hasil galian ancam Cekdam Bili-bili Kabupaten Gowa
28 December 2020 20:47 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB