Gedung HMI Sulsel Rampung November 2011
Senin, 4 April 2011 18:29 WIB
Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo meminta pembangunan fasilitas gedung wisma Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Sulsel sudah rampung pada November 2011.
Gedung HMI baru dengan fasilitas masjid dan perpustakaan tersebut diharapkan dapat semakin mempertebal iman dan taqwa dan memperkaya keilmuan kader dan aktivis HMI, kata Gubernur Sulsel, Senin.
Pada peletakan batu pertama pembangunan gedung wisma tersebut, Gubernur juga meminta agar bantuan Pemprov Sulsel untuk pembangunan gedung tersebut tidak dipolitisasi. "Jangan ada pikiran ke sana, kebetulan saya gubernur dan ada kesempatan untuk itu," ujarnya.
HMI lanjutnya, sebuah kekuatan besar, namun ia mengharapkan kekuatan tersebut tidak digunakan untuk hal-hal ringan.
Ketua KAHMI Sulsel Amran Razak menjelaskan keberadaan gedung seluas 215 meter persegi terdiri atas masjid seluas 112 meter persegi berdaya tampung 150 jamaah dan perpustakaan seluas 100 meter persegi dibangun dengan total anggaran Rp600 juta.
Ditargetkan, pembangunan fisik rampung dalam 210 hari kerja sehingga tahun ini juga dapat difungsikan.
Ia berharap, HMI dapat menjaga pecahan aksi unjuk rasa sehingga digelar lebih etis sebagai sebuah seni menyatakan pendapat.
"Gunakan fasilitas ini, sebagai pembaharuan pemikiran. Sudah ada wisma, ajak berdiskusi Gubernur dan Ketua DPRD. Penting sekali baru turun ke jalanan. Kalau HMI sudah turun ke jalan berarti benar-benar ada yang tidak beres," katanya.(T.KR-RY/K005)
Gedung HMI baru dengan fasilitas masjid dan perpustakaan tersebut diharapkan dapat semakin mempertebal iman dan taqwa dan memperkaya keilmuan kader dan aktivis HMI, kata Gubernur Sulsel, Senin.
Pada peletakan batu pertama pembangunan gedung wisma tersebut, Gubernur juga meminta agar bantuan Pemprov Sulsel untuk pembangunan gedung tersebut tidak dipolitisasi. "Jangan ada pikiran ke sana, kebetulan saya gubernur dan ada kesempatan untuk itu," ujarnya.
HMI lanjutnya, sebuah kekuatan besar, namun ia mengharapkan kekuatan tersebut tidak digunakan untuk hal-hal ringan.
Ketua KAHMI Sulsel Amran Razak menjelaskan keberadaan gedung seluas 215 meter persegi terdiri atas masjid seluas 112 meter persegi berdaya tampung 150 jamaah dan perpustakaan seluas 100 meter persegi dibangun dengan total anggaran Rp600 juta.
Ditargetkan, pembangunan fisik rampung dalam 210 hari kerja sehingga tahun ini juga dapat difungsikan.
Ia berharap, HMI dapat menjaga pecahan aksi unjuk rasa sehingga digelar lebih etis sebagai sebuah seni menyatakan pendapat.
"Gunakan fasilitas ini, sebagai pembaharuan pemikiran. Sudah ada wisma, ajak berdiskusi Gubernur dan Ketua DPRD. Penting sekali baru turun ke jalanan. Kalau HMI sudah turun ke jalan berarti benar-benar ada yang tidak beres," katanya.(T.KR-RY/K005)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK panggil Staf Sekjen Kementan periode 2021-2023 terkait kasus dugaan TPPU SYL
07 May 2025 14:04 WIB, 2025
KPK panggil pegawai Visi Law Office sebagai saksi terkait kasus dugaan TPPU Syahrul Yasin Limpo
16 April 2025 14:59 WIB, 2025
Pengacara Febri Diansyah membantah dugaan honor dari SYL merupakan hasil korupsi
22 March 2025 5:55 WIB, 2025
Hakim PN Jaksel menolak gugatan praperadilan terkait kasus Firli Bahuri
18 December 2024 13:21 WIB, 2024
KPK panggil putra SYL sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan pemindai xray Kementan
04 September 2024 15:59 WIB, 2024
Polisi memastikan tidak akan jadikan Firli Bahuri tersangka seumur hidup
21 August 2024 16:00 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemarau panjang, Gubernur Sulsel bersama ribuan warga shalat minta hujan
08 September 2026 17:32 WIB