Makassar (ANTARA) - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat, mengantisipasi longsor di jalan poros Majene-Mamuju.

"Pemerintah daerah harus mencari formula agar longsor di poros jalan tersebut tidak terulang lagi," ujar LaNyalla ketika menanggapi material longsor yang menutup akses jalan yang menghubungkan Majene dan Mamuju, seperti yang terjadi di Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tube Sendana, Majene.

“Jalan poros Majene-Mamuju ini banyak tebing-tebing. Biasanya, kalau hujan deras pasti terjadi longsor, karena kondisi tanahnya terbilang labil. Kita berharap Pemkab memikirkan hal ini,” kata LaNyalla di sela-sela kunjungannya di Sulawesi Barat, Minggu (30/5/2021).

Akses jalan yang sering tertutup material tanah tersebut, mengganggu aktivitas masyarakat yang hendak bepergian, juga aktivitas ekonomi seperti logistik dan perdagangan.

“Makanya Pemkab atau Dinas Binamarga perlu meninjau kembali jalur jalan itu, daerah-daerah yang sering longsor diperkuat pondasi atau dibuat bangket agar tidak longsor,” ucap Mantan Ketua Umum PSSI itu.

Namun, LaNyalla, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Majene yang sigap menangani longsor, menjamin kelancaran arus lalu lintas dan menghimbau pengendara untuk berhati-hati melintasi daerah tersebut.

Kepada petugas BPBD LaNyalla juga meminta agar selalu memberikan informasi kebencanaan sehingga warga selalu waspada terhadap ancaman bencana alam.

“Pasalnya banyak daerah di Indonesia tanahnya labil sehingga jika terjadi hujan deras, potensi longsor atau banjir selalu ada. Bencana lainnya yang perlu diwaspadai adalah gempa seperti terjadi beberapa waktu lalu di Mamuju dan Majene,” ucapnya.

Pewarta : Arga
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2024