Norwegia Bantu Fasilitas Publik Masyarakat Sulbar
Selasa, 19 April 2011 8:17 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Perusahaan dari Norwegia yang akan melakukan eksplorasi minyak dan gas di Blok Karama Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat membantu pembangunan pelayanan publik bagi masyarakat Sulbar.
Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar, Rasyid Tumpang di Mamuju, Selasa mengatakan, Stat Oil, perusahaan yang melakukan eksplorasi migas di Provinsi Sulbar membantu fasilitas publik bagi masyarakat Sulbar dengan membangun sarana air bersih.
Ia mengatakan, sarana air bersih yang dibangun perusahaan migas Stat Oil di Sulbar terdapat di Desa Napo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar, dan Desa Pangale Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju.
Menurut dia, Stat Oil membantu sarana air bersih masyarakat di Desa Nepo karena masyarakatnya selama 20 tahun belum menikmati sarana air bersih dan harus melakukan perjalanan sejauh tiga kilometer untuk mendapatkan air bersih yakni di desa tetangganya.
Rasyid mengatakan, sarana air bersih yang dibangun Stat Oil di Desa Nepo dapat melayani sekitar 300 KK di wilayah itu, di mana sarana air bersih yang dibangun berupa dua sumur yang dibangun di lokasi sumber air di atas gunung.
"Dua sumur itu dipasangi pipa sepanjang 5.200 meter dan dibangunkan sebanyak 10 tangki penampung air untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Desa Nepo," katanya.
Ia mengatakan, selain di Desa Nepo, Stat Oil juga membangun sarana air bersih di Desa Pangale Kabupaten Mamuju yang masyarakatnya selama 15 tahun juga tidak menikmati sarana air bersih.
"Sarana air bersih yang dibangun untuk masyarakat Desa Pangale berupa satu sumur gali yang juga dilengkapi 10 penampung tangki air untuk kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurut dia, sarana air bersih tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di lima dusun di kecamatan Pangale yang jumlahnya sekitar 300 KK, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih.
Rasyid mengatakan, bantuan sarana air bersih yang diberikan perusahaan Stat Oil yang akan melakukan pengeboran migas di tiga sumur migas Blok Karama dengan kedalaman sekitar 2.000 meter di bawah permukaan laut, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
"Stat Oil telah berkomitmen memberikan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat, sehingga sebelum melakukan pengeboran terlebih dahulu membantu melayani kebutuhan masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan dan komitmennya kepada pemerintah di Sulbar untuk turut serta melakukan pembangunan dengan membantu masyarakat di Sulbar," katanya.
(T.KR-MFH/A035)
Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar, Rasyid Tumpang di Mamuju, Selasa mengatakan, Stat Oil, perusahaan yang melakukan eksplorasi migas di Provinsi Sulbar membantu fasilitas publik bagi masyarakat Sulbar dengan membangun sarana air bersih.
Ia mengatakan, sarana air bersih yang dibangun perusahaan migas Stat Oil di Sulbar terdapat di Desa Napo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar, dan Desa Pangale Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju.
Menurut dia, Stat Oil membantu sarana air bersih masyarakat di Desa Nepo karena masyarakatnya selama 20 tahun belum menikmati sarana air bersih dan harus melakukan perjalanan sejauh tiga kilometer untuk mendapatkan air bersih yakni di desa tetangganya.
Rasyid mengatakan, sarana air bersih yang dibangun Stat Oil di Desa Nepo dapat melayani sekitar 300 KK di wilayah itu, di mana sarana air bersih yang dibangun berupa dua sumur yang dibangun di lokasi sumber air di atas gunung.
"Dua sumur itu dipasangi pipa sepanjang 5.200 meter dan dibangunkan sebanyak 10 tangki penampung air untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Desa Nepo," katanya.
Ia mengatakan, selain di Desa Nepo, Stat Oil juga membangun sarana air bersih di Desa Pangale Kabupaten Mamuju yang masyarakatnya selama 15 tahun juga tidak menikmati sarana air bersih.
"Sarana air bersih yang dibangun untuk masyarakat Desa Pangale berupa satu sumur gali yang juga dilengkapi 10 penampung tangki air untuk kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurut dia, sarana air bersih tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di lima dusun di kecamatan Pangale yang jumlahnya sekitar 300 KK, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih.
Rasyid mengatakan, bantuan sarana air bersih yang diberikan perusahaan Stat Oil yang akan melakukan pengeboran migas di tiga sumur migas Blok Karama dengan kedalaman sekitar 2.000 meter di bawah permukaan laut, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
"Stat Oil telah berkomitmen memberikan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat, sehingga sebelum melakukan pengeboran terlebih dahulu membantu melayani kebutuhan masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan dan komitmennya kepada pemerintah di Sulbar untuk turut serta melakukan pembangunan dengan membantu masyarakat di Sulbar," katanya.
(T.KR-MFH/A035)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pebalap Gresini Racing Diggia diharapkan kembali cetak poin di MotoGP Spanyol
18 April 2023 12:32 WIB, 2023
MotoGP - Kesuksesan Alex Marquez di Argentina diharapkan berlanjut di Amerika
03 April 2023 17:56 WIB, 2023
MotoGP - Alex Marquez buka poin perdana untuk Tim Gresini Racing di Portugal
26 March 2023 12:52 WIB, 2023
MotoGP 2023 - Alex Marquez diharapkan jadi harapan baru bagi Gresini Racing
22 January 2023 8:22 WIB, 2023
MotoGP - Alex Marquez dan Diggia diharapkan lanjutkan tren positif Gresini Racing di 2023
08 November 2022 15:37 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB
BPS: Transportasi udara dan laut di Sulsel meningkat signifikan per Maret 2026
05 May 2026 20:59 WIB