Jayapura (ANTARA Sulsel) - Dua jenazah korban tanah longsor, di Jayapura, Rabu siang berhasil dievakuasi.

Wartawan ANTARA dari Jayapura, Rabu, melaporkan kedua korban yang meninggal tertimbun tanah longsor itu berhasil dievakuasi setelah anggota Polresta Jayapura dibantu TNI dan masyarakat melakukan penggalian di sekitar lokasi yang terletak di Jalan Koti, depan Pelabuhan Jayapura.

Kedua korban yang berhasil dievakuasi itu adalah Ny. Yati dan anaknya Cinta (3 th).

Longsor yang terjadi di beberapa lokasi di sekitar Kota Jayapura itu menyebabkan empat orang tewas.

Para korban saat ini sudah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Dok 7 dan Nirwana Jayapura.

Selain longsor, hujan yang mengguyur Kota Jayapura dan sekitarnya sejak Selasa malam itu juga menyebabkan banjir di beberapa lokasi antara lain pasar Yotefa dan SMAN 4 Entrop.

Kepala SMAN 4 Entrop Kodya Jayapura Ny Edith Janny Spd kepada ANTARA mengakui akibat banjir setinggi 60 cm itu menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti.

"Hari ini kegiatan belajar mengajar terhenti akibat air yang menggenangi sebagian besar kelas, padahal kelas XII dijadwalkan try out sedang kelas X dan XI mid semester," kata Ny. Edith.

Menurutnya, sekolah yang dipimpinnya memang daerah langganan banjir, walaupun hanya hujan sebentar.

"Kami sudah melaporkan kondisi tersebut namun hingga kini belum dibenahi," katanya.

SMAN 4 memiliki 20 kelas dengan jumlah 1.309 siswa.
(T.E006/M015)