Hipmi Diminta tidak Berharap pada Proyek Pemerintah
Rabu, 18 Mei 2011 19:44 WIB
Makassar (ANTARA News) - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Makassar diminta untuk tidak berharap pada proyek-proyek Pemerintah Kota Makassar jika ingin mendorong ekonomi daerah.
"Jika ingin ikut serta dalam upaya mendorong ekonomi daerah pengusaha diminta ekspansi disektor usaha lain dengan menggunakan potensi daerah sendiri," ujar Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan, kelemahan pengusaha muda saat ini yakni hanya berkutat pada sektor jasa, ekspor-impor dan kontraktor semata.
Parahnya lagi, pengusaha muda bergantung pada proyek pemerintah yang nilainya cuma mencapai Rp200 miliar lebih pertahunnya.
Sementara sektor lain seperti pengelolaan hasil laut dan kerajinan belum diminati. Padahal, ketersediaan sumber daya alam (SDA) sangat berlimpah.
"Inilah masalah yang menyebabkan struktur ekonomi seperti jasa dan perdagangan Makassar tidak bergeser sejak 10 tahun terakhir," katanya.
Hal itu juga yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Makassar masih cukup rendah, lanjutnya. Karena kegiatan usaha para pengusaha muda tidak berbentuk padat karya.
Untuk itu pengusaha muda diharapkan dapat bergeser dan mengharap pontensi daerah yang ada seperti pengelolaan hasil perikanan dan komoditi pertanian dari kabupaten kota di Sulsel dan industri manufaktur.
Pemkot mengaku, pengusaha yang berani masuk ke sektor lain selain jasa konstruksi akan diberi kemudahan investasi untuk berusaha. (T.KR-MH/R010)
"Jika ingin ikut serta dalam upaya mendorong ekonomi daerah pengusaha diminta ekspansi disektor usaha lain dengan menggunakan potensi daerah sendiri," ujar Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan, kelemahan pengusaha muda saat ini yakni hanya berkutat pada sektor jasa, ekspor-impor dan kontraktor semata.
Parahnya lagi, pengusaha muda bergantung pada proyek pemerintah yang nilainya cuma mencapai Rp200 miliar lebih pertahunnya.
Sementara sektor lain seperti pengelolaan hasil laut dan kerajinan belum diminati. Padahal, ketersediaan sumber daya alam (SDA) sangat berlimpah.
"Inilah masalah yang menyebabkan struktur ekonomi seperti jasa dan perdagangan Makassar tidak bergeser sejak 10 tahun terakhir," katanya.
Hal itu juga yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Makassar masih cukup rendah, lanjutnya. Karena kegiatan usaha para pengusaha muda tidak berbentuk padat karya.
Untuk itu pengusaha muda diharapkan dapat bergeser dan mengharap pontensi daerah yang ada seperti pengelolaan hasil perikanan dan komoditi pertanian dari kabupaten kota di Sulsel dan industri manufaktur.
Pemkot mengaku, pengusaha yang berani masuk ke sektor lain selain jasa konstruksi akan diberi kemudahan investasi untuk berusaha. (T.KR-MH/R010)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Sejumlah bandara alternatif beroperasi 24 jam selama 8 bandara ditutup akibat erupsi GAK
07 September 2026 5:13 WIB
Puluhan penerbangan Makassar-Cengkareng PP terdampak letusan Anak Krakatau
06 September 2026 9:27 WIB
Perusahaan Australia gandeng mitra lokal siapkan rantai pasok rumput laut
06 September 2026 6:15 WIB