Formula 1 - Bos Mercedes bela Hamilton terkait insiden tabrakan kontroversial di GP Inggris
Senin, 19 Juli 2021 7:10 WIB
Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton dan pebalap tim Red Bull Max Verstappen jelang Grand Prix Inggris, Sirkuit Silverstone. (18/7/2021) (ANTARA/REUTERS/Lars Baron)
Jakarta (ANTARA) - Bos tim Mercedes Toto Wolff membela juara Grand Prix Inggris Lewis Hamilton menyusul tabrakan lap pertama dengan pebalap rival Max Verstappen dari tim Red Bull pada Minggu di Silverstone.
Insiden dalam kecepatan tinggi itu mengakhiri upaya Verstappen lebih dini dan memangkas jaraknya sebagai pimpinan klasemen dari 33 poin menjadi delapan setelah Hamilton memenangi balapan seri kesepuluh di kalender itu.
Hamilton diganjar penalti 10 detik karena menyebabkan kecelakaan di tikungan Copse, salah satu tikungan tercepat di kalender, namun mampu mencuri pimpinan lomba dari pebalap Ferrari Charles Leclerc dua lap jelang finis.
Bos tim Red Bull Christian Horner dibuat berang dan menyebut juara dunia tujuh kali itu melakukan kesalahan amatir dan gerakan yang putus asa.
"Setiap orang punya pendapat, dan itu OK," kata Wolff seperti dikutip Reuters.
"Tentunya setiap tim punya keberpihakan terhadap insiden seperti itu.
"Ini adalah situasi yang saya kira akan kita semua telah melihatnya di masa lalu ketika para pebalap hebat saling membalap. Ketika tidak ada yang siap untuk menyerah, hal seperti ini bisa terjadi. Tapi bagi saya, keduanya bertanggung jawab."
Wolff mengatakan apabila insiden tersebut terjadi di tikungan dengan kecepatan yang lebih rendah maka tidak akan seramai hari ini.
"Steward merasa (penalti) 10 detik itu pantas, saya rasa karena kedua pebalap memiliki andil dalam kecelakaan itu, tidak hanya satu," kata Wolff.
Insiden dalam kecepatan tinggi itu mengakhiri upaya Verstappen lebih dini dan memangkas jaraknya sebagai pimpinan klasemen dari 33 poin menjadi delapan setelah Hamilton memenangi balapan seri kesepuluh di kalender itu.
Hamilton diganjar penalti 10 detik karena menyebabkan kecelakaan di tikungan Copse, salah satu tikungan tercepat di kalender, namun mampu mencuri pimpinan lomba dari pebalap Ferrari Charles Leclerc dua lap jelang finis.
Bos tim Red Bull Christian Horner dibuat berang dan menyebut juara dunia tujuh kali itu melakukan kesalahan amatir dan gerakan yang putus asa.
"Setiap orang punya pendapat, dan itu OK," kata Wolff seperti dikutip Reuters.
"Tentunya setiap tim punya keberpihakan terhadap insiden seperti itu.
"Ini adalah situasi yang saya kira akan kita semua telah melihatnya di masa lalu ketika para pebalap hebat saling membalap. Ketika tidak ada yang siap untuk menyerah, hal seperti ini bisa terjadi. Tapi bagi saya, keduanya bertanggung jawab."
Wolff mengatakan apabila insiden tersebut terjadi di tikungan dengan kecepatan yang lebih rendah maka tidak akan seramai hari ini.
"Steward merasa (penalti) 10 detik itu pantas, saya rasa karena kedua pebalap memiliki andil dalam kecelakaan itu, tidak hanya satu," kata Wolff.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Formula 1 - Lewis Hamilton puncaki dua sesi latihan bebas GP Las Vegas
22 November 2024 14:48 WIB, 2024
Formula 1 - Russell juara GP Belgia usai rebut posisi terdepan dari Hamilton
29 July 2024 6:57 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton juarai F1 GP Inggris, diikuti Verstappen dan Norris
08 July 2024 7:14 WIB, 2024
Formula 1 - Hamilton dan Lecrerc tercepat pada practice 1 dan 2 di GP Monaco
25 May 2024 5:37 WIB, 2024
Formula 1 - Hamilton : Strategi Mercedes di GP Emilia-Romagna Italia kurang tepat
20 May 2024 13:33 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton tinggalkan Mercedez ke Scuderia Ferrari di musim 2025
02 February 2024 6:46 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton ingin terus membalap hingga usia kepala empat
07 January 2024 17:00 WIB, 2024
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Libas Sociedad 4-1, Real Madrid gusur Barca dari puncak klasemen Liga Spanyol
15 February 2026 6:31 WIB
Inter Milan kokoh di puncak klasemen usai menang dramatis 3-2 kontra Juventus
15 February 2026 6:12 WIB