Makassar (ANTARA News) - DPRD Kota Makassar siap mendukung pemberian stimulus dana pembangunan jalan lingkar untuk merekomendasikan pengalokasian anggaran pembangunan jalan tersebut ke APBD setempat.

"Kita berharap dengan adanya stimulus pemerintah pusat akan melihat keseriusan Pemkot setempat menyelesaikan mega proyek tersebut," ujar Ketua Komisi C DPRD Makassar Mujiburahman di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, Pemkot sebaiknya tidak hanya menunggu pembiayaan pusat dalam membangun mega proyek itu, sebab dana pusat terkendala prosedur administrasi dan petunjuk teknis penggunaan anggaran.

Akibatnya Pemerintah Kota Makassar terjebak dengan janji pemerintah pusat yang mengaku siap menyiapkan dana sebesar Rp200 miliar lebih untuk pembangunan jalan lingkar.

Untuk mengatasi masalah itu, pihak legislatif meminta agar pemkot segera melaporkan perkembangan mega proyek ini ke DPRD Makassar agar legislatif memahami celah agar dapat membiayai dana ini melalui APBD.

"Kamis siap mendorong penganggaran itu paling tidak 10 persen dari nilai proyek. Hanya saja pemerintah kota harus menshare progres proyek tersebut ke legislatif," katanya.

Mujiburahman menambahkan, DPRD bisa menggunakan akses politiknya menstimulus percepatan pencairan ini salah satunya dengan menggunakan jaringan partai di DPR-RI.

Menurutnya DPRD Makassar dapat mengirimkan surat permintaan percepatan pencairan itu melalui fraksi partai yang ada di pusat.

Sebelumnya Pemerintah kota Makassar menyatakan realisasi pembangunan megaproyek jalan lingkar tengah yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Sungguminasa tersendat.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan proyek jalan lingkar yang akan menggunakan anggaran APBN sebesar Rp276 miliar itu masih menunggu pembangunan dua jembatan.

Untuk masalah pembebasan lahan kurang lebih sekitar 10 persen lahan yang belum rampung akibat pemilik tanah tidak ingin melepas lahannya untuk dijadikan jalan nasional. (T.KR-MH/M027)