Makassar (ANTARA News) - "Wija To Luwu" (masyarakat Luwu), menagih janji Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo terkait belum terwujudnya kabupaten Luwu Tengah yang telah mereka perjuangkan sejak beberapa tahun ini.
Ketua Umum Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu(KKL) Raya Buhari Kahar Muzakkar di Makassar, Rabu, mengatakan, hampir setiap saat mendapat pertanyaan dari masyarakat Luwu maupun mahasiswa terkait belum adanya rekomendasi pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dari Pemprov Sulsel.
Harapan Wija To Luwu tersebut, menurut Buhari yang juga Ketua Komisi C DPRD Sulsel telah ia sampaikan kepada Gubernur Sulsel pada acara Silaturrahmi Nasional dan hahal bi halal KKL Raya di Makassar, Selasa malam.
Menurut Buhari, pada acara hahal bi halal itu, Gubernur Syahrul telah menyampaikan bahwa pemekaran Luwu Tengah dari Kabupaten Luwu masih dalam proses.
Syahrul menyatakan, pihaknya tidak pernah menghalang-halangi pembentukan kabupaten Luwu Tengah.
Pemprov Sulsel, ujarnya telah menganggarkan dana dalam APBD Sulsel selama tiga tahun untuk mempercepat proses pembentukan kabupaten Luwu Tengah.
"Ini sebagi bukti bahwa saya mendukung pembentukan kabupaten Luwu Tengah yang telah diperjuangkan masyarakat setempat sejak beberapa tahun lalu, namun semuanya itu harus melalui peraturan, "tandas Syahrul.
Azis Kahar Mudzakkar yang juga anggota DPD dari daerah pemilihan Susel tampil membawakan hikmah hahal bi halal yang menguraikan tentang makna dari hahal bi halal.
Selain gubernur Sulsel didamping sejumlah SKPD jajaran pemprov Sulsel, juga hadir Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin dan nyonya, mantan Ketua Umum PB KKL Mansyur Ramli, Staf Ahli Wakil Presiden Lutfi Andi Mutti dan bupati/wali kota se-tanah Luwu masing-masing Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur. (T.S016/M027)
"Wija To Luwu" Tagih Janji Gubernur Sulsel
Rabu, 21 September 2011 10:55 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026