37,6 Persen Penduduk Sulsel Miliki Gigi Berlubang
Kamis, 22 September 2011 18:53 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin Prof drg Mansjur Nasir, Ph.D (FOTO ANTARA/Suriani Mappong)
Makassar (ANTARA News) - Sekitar 37,6 persen dari sekitar delapan juta jiwa penduduk di Sulsel memiliki gigi berlubang (karies), kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin Prof drg Mansjur Nasir PhD
"Ini menunjukkan jika sebagian masyarakat Sulsel masih mengabaikan kesehatan gigi," kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin Prof drg Mansjur Nasir PhD di Makassar, Kamis.
Menurut dia, persepsi masyarakat yang baru memeriksakan gigi ke dokter pada saat sakit gigi, haruslah diubah, karena kesehatan gigi sangat penting dalam menjalankan aktivitas.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, pihak FKG Unhas dan PT Unilever bekerja sama dalam "Bulan Kesehatan Gigi Nasional" (BKGN) menggelar sosialisasi dan pelayanan kesehatan gigi gratis bagi masyarakat.
"Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dari perguruan tinggi dan perusahaan, agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat menerima pelayanan kesehatan gigi gratis," kata ketua BKGN ini.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2007 diketahui sebanyak 43,4 persen masyarakat Indonesia berusia 12 tahun ke atas mempunyai karies aktif yang belum tertangani.
Sementara itu, terdapat 67,2 persen memiliki pengalaman karies dengan lebih satu buah gigi yang mengalami kerusakan.
Untuk mengeliminasi kondisi kerusakan gigi secara nasional, Mansjur mengatakan, penyelenggara BKGN 2011 memberikan pelayanan gratis pada masyarakat diantaranya berupa penambalan sederhana, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi dan perawatan pencegahan gigi berlubang.
Kegiatan tersebut digelar serempak di dua lokasi di Makassar yakni Klinik Kesehatan Gigi dan Mulut di Unhas Baraya dan Unhas Tamalanrea.
"Kegiatan ini berlangsung tiga hari mulai 22 - 24 September 2011 dengan target pasien sebanyak 2.000 orang," kata Dekan FKG Unhas ini.
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut tersebut melibatkan 85 orang dosen FKG Unhas dan 600 - 700 orang tenaga koas FKG dari Kota Makassar dan sekitarnya. (T.S036/Y008)
"Ini menunjukkan jika sebagian masyarakat Sulsel masih mengabaikan kesehatan gigi," kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin Prof drg Mansjur Nasir PhD di Makassar, Kamis.
Menurut dia, persepsi masyarakat yang baru memeriksakan gigi ke dokter pada saat sakit gigi, haruslah diubah, karena kesehatan gigi sangat penting dalam menjalankan aktivitas.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, pihak FKG Unhas dan PT Unilever bekerja sama dalam "Bulan Kesehatan Gigi Nasional" (BKGN) menggelar sosialisasi dan pelayanan kesehatan gigi gratis bagi masyarakat.
"Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dari perguruan tinggi dan perusahaan, agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat menerima pelayanan kesehatan gigi gratis," kata ketua BKGN ini.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2007 diketahui sebanyak 43,4 persen masyarakat Indonesia berusia 12 tahun ke atas mempunyai karies aktif yang belum tertangani.
Sementara itu, terdapat 67,2 persen memiliki pengalaman karies dengan lebih satu buah gigi yang mengalami kerusakan.
Untuk mengeliminasi kondisi kerusakan gigi secara nasional, Mansjur mengatakan, penyelenggara BKGN 2011 memberikan pelayanan gratis pada masyarakat diantaranya berupa penambalan sederhana, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi dan perawatan pencegahan gigi berlubang.
Kegiatan tersebut digelar serempak di dua lokasi di Makassar yakni Klinik Kesehatan Gigi dan Mulut di Unhas Baraya dan Unhas Tamalanrea.
"Kegiatan ini berlangsung tiga hari mulai 22 - 24 September 2011 dengan target pasien sebanyak 2.000 orang," kata Dekan FKG Unhas ini.
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut tersebut melibatkan 85 orang dosen FKG Unhas dan 600 - 700 orang tenaga koas FKG dari Kota Makassar dan sekitarnya. (T.S036/Y008)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB