Serba-serbi Hari Dongeng Nasional 2021
Pak Raden (Drs. Suyadi, 82 tahun) bercerita menggunakan boneka tokoh-tokoh dalam serial "Unyil" dalam acara "Cerita Lagi Bareng Pak Raden" di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (9/8). Kegiatan itu mengingatkan keluarga Indonesia akan tradisi bercerita dari orang tua ke anak yang kini semakin terkikis dengan kesibukan dan hiburannya masing-masing. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus/mes/14. (ANTARA FOTO/FANNY OCTAVIANUS)
Hari Dongeng Nasional pertama kali dideklarasikan pada 28 November 2015 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dijabat oleh Anies Baswedan.
Kala itu Anies menyampaikan, memperingati Hari Dongeng Nasional bertepatan dengan kelahiran Pak Raden artinya memastikan pesan-pesan figur pendongeng ternama tak lekang dimakan waktu.
Peninggalan Pak Raden yang ternama adalah karakter legendaris Si Unyil yang muncul dalam acara boneka populer tahun 1980-an. Karakter Pak Raden juga muncul dalam acara tersebut, digambarkan sebagai pria Jawa berkumis tebal, memakai beskap hitam, blangkon serta tongkat dengan pegangan mirip gagang payung.
Tokoh Pak Raden dalam Si Unyil digambarkan sebagai karakter pemarah dan pelit, memelihara burung perkutut dan berbakat di dunia seni lukis. Si Unyil dan kawan-kawannya adalah media yang menyampaikan pesan-pesan sarat nilai.
Dongeng berperan besar dalam menjalin kedekatan antara orangtua dan anak. Orangtua dapat menyampaikan pesan moral yang baik dengan cara menyenangkan dan tidak menggurui.
Ketika mendongeng, orangtua bisa menyelipkan nilai kebaikan di dalam cerita, melengkapi dengan alat bantu seperti gambar dan boneka tangan. Dongeng pun bisa melatih panca indra serta kemampuan emosi, merangsang kreativitas dan kecerdasan anak.
Psikolog anak Seto Mulyadi dalam webinar pendidikan beberapa waktu lalu juga mendorong orangtua untuk mendongeng demi bisa merangsang perkembangan anak, menjalan komunikasi antara orang tua dan anak, merangsang perkembangan bahasa, penanaman nilai-nilai baik.
Menurut Seto, mendongeng merupakan bagian dari pendidikan bersama antara anak dan orang tua, yang saling mencerahkan.
Pendongeng Gery Saleh Puraatmadja alias Paman Gery punya beberapa kiat dalam mendongeng, salah satunya kata ajaib seperti "pada suatu hari" sebagai pembuka alam imajinasi anak.
Penting juga membuat variasi suara untuk menjelaskan karakter yang berbeda-beda, serta ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang membuat dongeng jadi lebih menarik. Kelak, dongeng yang dibacakan oleh orangtua akan menjadi sebuah kenangan manis untuk buah hati saat mereka dewasa.
Indonesia memiliki aneka ragam dongeng Nusantara yang dapat menjadi inspirasi orangtua dalam bercerita kepada buah hatinya.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Raden Intan Lampung minta UMI Makassar jadi pendamping pendirian FK
07 January 2025 18:05 WIB, 2025
Kajati Sulsel: Pengembalian kerugian negara dari korupsi pada 2022 capai Rp15,1 miliar
28 December 2022 21:23 WIB, 2022
Menko Polhukam mengapresiasi langkah Kapolri terkait kasus AKBP Brotoseno
11 June 2022 9:38 WIB, 2022
Propam Polri ungkap alasan tidak pecat AKBP Raden Brotoseno terpidana 5 tahun penjara
30 May 2022 21:08 WIB, 2022
Iqbaal Ramadhan lompat dari gedung tanpa stuntman di "Mencuri Raden Saleh"
17 December 2021 7:39 WIB, 2021
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Wali Kota Makassar suarakan penerapan kawasan tanpa rokok di forum APCAT Summit
27 January 2026 17:05 WIB
Kemenkum Sulbar beri perlindungan hukum dengan bantu daftarkan hak cipta 12 buku
27 January 2026 16:27 WIB