Target 400 Koperasi Wanita Terealisasi 260 Unit
Senin, 24 Oktober 2011 20:25 WIB
Makassar (ANTARA News) - Target Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk membangun 400 unit koperasi wanita di tingkat kecamatan telah terealisasi sebanyak 260 unit.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo usai membuka rapat kerja nasional XXII Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Makassar, Senin mengatakan, pemerintah akan memfasiltasi koperasi tersebut menjadi sebuah institusi yang mengenergi segala bentuk aktivitas perempuan.
"Saya berharap IWAPI berperan untuk peningkatan suatu standar ekonomi pada pendekatan industri dengan demikian pasarnya juga bisa terjangkau lebih luas dan lebih besar," katanya.
IWAPI, lanjutnya, harus bisa menjadi jembatan terhadap lapangan kerja internasional, menciptakan kader-kader dan kemampuan profesional wanita. Menurutnya, keterlibatan wanita hampir ada di semua dimensi namun mentornya masih didominasi pria.
"Disinilah peranan IWAPI untuk menciptakan kader-kader entrepreuneur yang kuat untuk menjadi mentor terhadap seluruh aktivitas ekonomi, khususnya pada yang kuat di daerah, contohnya di Sulsel, pertanian," jelasnya yang mengharapkan rapat kerja IWAPI dapat menemukan konsepsi yang realistis.
Soal pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI), ia mengatakan, Sulsel tidak lagi membuka akses untuk mengirim TKI perempuan ke Saudi Arabia.
"Kami membuka akses ke beberapa negara Asia seperti Korea, Malaysia dan lainnya dengan mengirim tenaga kerja yang memiliki keahlian. Kita siapkan ribuan untuk perawat dan ini dalam proses," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPP IWAPI Nita Yudi menyerahkan penghargaan The Most Condusive Investment Award kepada Gubernur Sulsel dan mengapresiasi program 400 koperasi perempuan di Provinsi Sulsel.
(T.KR-RY/M019)
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo usai membuka rapat kerja nasional XXII Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Makassar, Senin mengatakan, pemerintah akan memfasiltasi koperasi tersebut menjadi sebuah institusi yang mengenergi segala bentuk aktivitas perempuan.
"Saya berharap IWAPI berperan untuk peningkatan suatu standar ekonomi pada pendekatan industri dengan demikian pasarnya juga bisa terjangkau lebih luas dan lebih besar," katanya.
IWAPI, lanjutnya, harus bisa menjadi jembatan terhadap lapangan kerja internasional, menciptakan kader-kader dan kemampuan profesional wanita. Menurutnya, keterlibatan wanita hampir ada di semua dimensi namun mentornya masih didominasi pria.
"Disinilah peranan IWAPI untuk menciptakan kader-kader entrepreuneur yang kuat untuk menjadi mentor terhadap seluruh aktivitas ekonomi, khususnya pada yang kuat di daerah, contohnya di Sulsel, pertanian," jelasnya yang mengharapkan rapat kerja IWAPI dapat menemukan konsepsi yang realistis.
Soal pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI), ia mengatakan, Sulsel tidak lagi membuka akses untuk mengirim TKI perempuan ke Saudi Arabia.
"Kami membuka akses ke beberapa negara Asia seperti Korea, Malaysia dan lainnya dengan mengirim tenaga kerja yang memiliki keahlian. Kita siapkan ribuan untuk perawat dan ini dalam proses," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPP IWAPI Nita Yudi menyerahkan penghargaan The Most Condusive Investment Award kepada Gubernur Sulsel dan mengapresiasi program 400 koperasi perempuan di Provinsi Sulsel.
(T.KR-RY/M019)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FKK Unismuh dan IWAPI edukasi keamanan pangan dan pengolahan hasil laut
10 June 2023 19:29 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB