Mamuju (ANTARA) - Kapolres Majene Ajun Komisaris Besar Polisi Febryanto Siagian meminta semua elemen masyarakat ikut berkontribusi pada penanganan banjir di daerah itu supaya aktivitas sehari-hari segera normal.

"Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh pihak juga harus memberikan kontribusinya dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan," kata dia di Majene, Sulawesi Barat, Rabu (8/12).

Hal itu disampaikan dia saat mengecek lokasi-lokasi rawan banjir di Kabupaten Majene, di antaranya kawasan Pasar Sentral Majene.

Lokasi lainnya yang dipantau bersama unsur Forkopimda Kabupaten Majene adalah saluran pembuangan air dalam kota dan Jalan Trans Sulawesi di depan SPBU Lembang.

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan serta upaya antisipasi penanganan dan penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Majene, demi menjaga situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif," ujar dia.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Majene tengah berupaya memperbaiki saluran air dalam kota.

Namun, pihaknya juga berharap, risiko banjir dapat dikurangi saat intensitas hujan meningkat, sedangkan masyarakat juga harus memberikan dukungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Di tengah pandemi COVID-19, kita juga dihadapkan dengan bencana alam seperti longsor, banjir dan sebagainya. Untuk itu, kami telah membangun kemitraan bersama seluruh pihak terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan penanganan dan penanggulangan bencana," katanya.

Ia menyebut tentang solusi efektif dalam mencegah banjir.

"Solusi yang efektif saat ini agar banjir bisa diredam saat hujan berkepanjangan, saluran pembuangan air harus tertata, bersih dan tidak tercemari oleh berbagai jenis sampah," kata Febryanto Siagian.