
Banjir landa perumahan di Gowa

Gowa (ANTARA) - Banjir kembali merendam kawasan BTN Mutiara Permai di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 cm pada Sabtu.
Ketinggian air dilaporkan mencapai paha orang dewasa di sejumlah titik dalam perumahan. Air mulai menggenangi kawasan sejak kemarin dan hingga saat ini belum sepenuhnya surut. Di beberapa bagian, ketinggian air masih berada di kisaran betis orang dewasa. Namun, di area yang berada di dataran lebih rendah di dalam perumahan, genangan terpantau lebih tinggi.
Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan menuju perumahan lumpuh. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah melalui Patung Massa karena kendaraan tidak dapat melintas. Pada hari pertama banjir, banyak kendaraan dilaporkan mogok akibat air yang masuk ke mesin.
Baca juga: SAR Gabungan siaga hadapi banjir di Sulsel
Daeng Mangu, seorang pengemudi bentor setempat, mengaku kendaraannya turut mogok karena genangan air masuk hingga ke bagian dalam becaknya. Ia menyebut banyak pengendara motor memilih tidak melintas karena khawatir mesin kendaraan rusak.
Tim SAR bersama aparat kelurahan sedang bersiaga sejak awal kejadian. Saat ketinggian air mencapai puncaknya, petugas turun langsung ke dalam perumahan untuk membantu warga. Hingga kini, mobil belum dapat melintas akibat tingginya genangan.
Salah seorang warga, Salma, mengatakan BTN Mutiara Permai merupakan wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir.
“Dari tahun ke tahun selalu seperti ini. Kalau sudah tinggi, biasanya warga keluar dibantu Tim SAR,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa banjir sempat masuk hingga ke dalam rumahnya.
Meski banjir terjadi hampir setiap tahun, sejumlah warga masih tetap bertahan dan berharap adanya penanganan yang lebih maksimal agar banjir tidak terus berulang di kawasan tersebut.
Baca juga: Ada 887 pengungsi banjir di dua kecamatan Makassar
Pewarta : Nur Apriyanti Dewi
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
