Maros (ANTARA) - Sejumlah pihak seperti AirNav, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, maskapai penerbangan, dan ground handling sepakat untuk menerapkan pengoperasian Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kembali 24 jam dalam upaya memulihkan lalu lintas penerbangan mulai 10 Desember 2021.

General Manager Sultan Hasanuddin Bandara Internasional Wahyudi di Maros, Sulawesi Selatan, Rabu mengatakan, pengembalian jam operasional bandara merupakan salah satu strategi manajemen untuk memulihkan lalu lintas penerbangan.

“Saat ini rata-rata penumpang bertambah 1.000 penumpang per hari. Kami optimistis kondisi penerbangan ke depan akan membaik,” kata Wahyudi.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan bandara hub atau penghubung transportasi udara antara Indonesia Barat dan Indonesia Timur.

Baca juga: Penumpang pesawat di Bandara Hasanuddin meningkat 11,6 persen jelang akhir tahun

Menurut Wahyudi, dengan dibukanya kembali operasional bandara hingga 24 jam, tentunya diharapkan dapat membantu meningkatkan lalu lintas penerbangan, tidak hanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, tetapi juga di beberapa bandara di Indonesia Tengah dan Timur.

Terdapat beberapa bandara di Kawasan Timur dan Tengah Indonesia yang berada di bawah naungan PT Angkasa Pura I, antara lain Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Frans Kaisepo Biak, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Sentani Jayapura, Bandara El Tari Kupang, dan Bandara Internasional Lombok.

“Setelah penerapan 24 jam operasi, penumpang naik sekitar 7 persen dengan rata-rata 25.000 penumpang per hari,” katanya.

Tercatat lima hari sebelum pelaksanaan operasi 24 jam, jumlah penumpang sebanyak 118.706 penumpang dan lima hari setelah pelaksanaan operasi 24 jam, jumlah penumpang sebanyak 127.297 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang juga diiringi dengan jumlah pergerakan pesawat yang meningkat sekitar 4 persen. Tercatat 1.068 pergerakan sebelum pelaksanaan operasional 24 jam dan 1.114 pergerakan pesawat setelah pelaksanaan operasional 24 jam.

Penumpang transit dapat kembali menunggu penerbangan berikutnya di bandara di area yang telah disediakan.

Sejumlah fasilitas pendukung seperti bungkus bagasi serta beberapa tenant makanan dan minuman di area keberangkatan juga menyesuaikan jam operasional terkini untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang.


 

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026