Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta semua pihak bersikap bijaksana menanggapi rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Kalaupun demonstrasi harus jalan, biarlah jalan tapi tetap imbauan saya jangan anarkis. Kedua kita berharap semua pihak bisa melihat kenaikan BBM ini secara bijaksana," katanya di Makassar, Selasa.

Bersikap bijaksana, lanjutnya, menjadi penting karena jika terjadi sesuatu yang merugikan, semua pihak juga akan merasakan dampaknya.

"Saya tidak dalam posisi seperti apa karena ini kebijakan nasional. Tetapi yang paling penting kita semua bijaksana. Katakanlah kalau terjadi sesuatu yang rugi adalah kita semua," katanya.

Investasi dan hal-hal lainnya, kata dia, harus diperhitungkan jika sampai terjadi suasana yang tidak kondusif.

"Katakanlah kalau terjadi kerusuhan, akhirnya investasi dan lain-lain harus juga kita perhitungkan, jangan sampai itu juga akan menjadi masalah bagi kita semua, jadi kurang lebih seperti itu," jelasnya.

Ia juga berharap, aparat keamanan tetap persuasif mengalirkan demo pada tataran dan aturannya.

"Ini protap (prosedur tetap) mereka, protap pengamanan pada seluruh instalasi penting, saya tidak tahu mana saja, tetapi tentu hasil sebuah kebijakan-kebijakan," katanya menjelaskan posisi anggota kepolisian dan TNI yang berjaga di sejumlah objek termasuk kantor gubernur.

Menurutnya, suasana Sulsel masih aman dan terkendali. Ia juga melihat masyarakat memaklumi aksi-aksi unjuk rasa yang berlangsung karena hal ini terjadi di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Sulsel.

"Bahkan kemarin kelihatannya masyarakat juga mampu memposisikan diri dengan adanya akselerasi-akselerasi aksi demonstrasi," ujarnya. (T.KR-RY/Z002)