Presiden Jokowi resmikan Bandara Trunojoyo tingkatkan konektivitas ke Madura
Rabu, 20 April 2022 9:58 WIB
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Trunojoyo yang berada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, seperti dipantau secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (20/4/2022) (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebagai upaya meningkatkan konektivitas bagi masyarakat Madura dan sekitar Pulau Madura.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi di Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep, Rabu.
"Alhamdulillah Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Pulau Madura dan pulau-pulau lainnya di sekitar Madura," kata Presiden Jokowi dalam peresmian Bandara Trunojoyo yang dipantau secara virtual.
Presiden menjelaskan bandara ini akan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas, memudahkan keterhubungan dengan pulau-pulau kecil di sekitar Madura, serta membuka isolasi pulau-pulau terpencil di sekitar Pulau Madura.
Dengan beroperasinya Bandara Trunojoyo, waktu tempuh dari pulau sekitar Madura ke Surabaya bisa dipangkas menjadi hanya satu jam dengan menggunakan pesawat.
Sebelumnya dengan kapal laut, masyarakat sekitar Madura harus menempuh perjalanan hingga berhari-hari, kata Presiden.
Dengan meningkatnya konektivitas, Kepala Negara meyakini mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan lancar. Seiring dengan itu, titik-titik perekonomian baru juga akan tumbuh.
"Usaha baru juga akan bermunculan dan kesempatan kerja baru juga akan bertambah. Di samping itu, usaha-usaha yang sekarang sudah ada juga semakin berkembang dan semakin maju," kata Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa Bandara Trunojoyo berada di atas lahan seluas 34 hektare.
Bandara yang telah dibangun sejak tahun 1979 ini selesai dikembangkan menjadi bandara yang memiliki panjang "runway" 1.600 meter dan gedung bandara seluas 3.600 meter.
Bandara Trunojoyo sebelumnya telah melayani sejumlah rute, yakni Sumenep-Madura, Sumenep-Bawean, Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Banyuwangi.
"Bandara ini berpotensi melayani ke Banjarmasin, Jakarta, dan Bali karena banyak pekerja yang ada di Kalimantan, Jakarta dan Bali," kata Menhub Budi Karya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi di Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep, Rabu.
"Alhamdulillah Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Pulau Madura dan pulau-pulau lainnya di sekitar Madura," kata Presiden Jokowi dalam peresmian Bandara Trunojoyo yang dipantau secara virtual.
Presiden menjelaskan bandara ini akan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas, memudahkan keterhubungan dengan pulau-pulau kecil di sekitar Madura, serta membuka isolasi pulau-pulau terpencil di sekitar Pulau Madura.
Dengan beroperasinya Bandara Trunojoyo, waktu tempuh dari pulau sekitar Madura ke Surabaya bisa dipangkas menjadi hanya satu jam dengan menggunakan pesawat.
Sebelumnya dengan kapal laut, masyarakat sekitar Madura harus menempuh perjalanan hingga berhari-hari, kata Presiden.
Dengan meningkatnya konektivitas, Kepala Negara meyakini mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan lancar. Seiring dengan itu, titik-titik perekonomian baru juga akan tumbuh.
"Usaha baru juga akan bermunculan dan kesempatan kerja baru juga akan bertambah. Di samping itu, usaha-usaha yang sekarang sudah ada juga semakin berkembang dan semakin maju," kata Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa Bandara Trunojoyo berada di atas lahan seluas 34 hektare.
Bandara yang telah dibangun sejak tahun 1979 ini selesai dikembangkan menjadi bandara yang memiliki panjang "runway" 1.600 meter dan gedung bandara seluas 3.600 meter.
Bandara Trunojoyo sebelumnya telah melayani sejumlah rute, yakni Sumenep-Madura, Sumenep-Bawean, Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Banyuwangi.
"Bandara ini berpotensi melayani ke Banjarmasin, Jakarta, dan Bali karena banyak pekerja yang ada di Kalimantan, Jakarta dan Bali," kata Menhub Budi Karya.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Ketua KPK Abraham Samad pastikan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya
13 August 2025 12:52 WIB
Prabowo, SBY, dan Jokowi tiba naik mobil buggy di Istana jelang Peluncuran Danantara
24 February 2025 11:06 WIB, 2025
PDI Perjuangan resmi memecat Jokowi, Gibran, Bobby sebagai kader partai
16 December 2024 16:31 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
ANTARA gelar pelatihan jurnalistik di Unsoed, Kajur FISIP : Ini kesempatan sangat baik
09 May 2026 19:14 WIB
Pesan Dirut ANTARA saat literasi media : Mahasiswa itu benteng awal dan terakhir
08 May 2026 19:39 WIB